Sunday, May 9, 2010

Transmission Technology - G28

[Authors: Ikhsan Abdusyakur, Yudha Irawan(G28)]
Sekilas Jaringan Transmisi

Jaringan transmisi adalah sebuah jaringan dimana terjadi proses pengangkutan informasi dari satu titik ke titik lain. Jaringan ini bisa dibagi ke dalam dua kategori: wire dan wireless. Wire merupakan jaringan transmisi yang memerlukan kabel sebagai media perantara. Contohnya adalah kabel coaxial dan serat optik. Wireless merupakan jaringan transmisi yang tidak memerlukan kabel sebagai media perantara/menggunakan udara sebagai media perantara. Contohnya laser, komunikasi satelit, dan komunikasi microwave. Aplikasi dari jaringan transmisi ini bisa ditemukan antara lain pada hubungan antara MSC-MSC, MSC-BSC, atau BTS-BSC.

SDH/MSTP Overview

Plesiochronous Digital Hierarchy (PDH) merupakan teknologi yang digunakan pada jaringan telekomunikasi untuk mentransmisikan data berkapasitas besar melalui media seperti serat optic atau microwave radio. Akan tetapi PDH memiliki beberapa kelemahan seperti:
  • Proses multiplexing dilakukan secara bertahap
  • Tidak ada standar internasional
  • Interface tergantung pada vendor
  • Untuk memperoleh multiplex orde tinggi diperlukan banyak perangkat multiplexer

Hal ini mendorong ITU-T untuk membuat standar baru yang berlaku secara internasional yang disebut Synchronous Digital Hierarchy (SDH). Standar ini mengatasi kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh PDH.

Beberapa perangkat yang digunakan antara lain adalah:
  • Add-Drop Multiplexer: digunakan untuk mengambil (drop) beberapa kanal dari aliran data kecepatan tinggi atau untuk menyisipkan (add) beberapa kanal ke dalam aliran data berkecepatan tinggi
  • Digital cross-connect system: Digital cross-connect (DXC) merupakan node jaringan yang mampu menyusun ulang kanal-kanal yang ada di dalam suatu aliran. Node ini memungkinkan konfigurasi terhadap jaringan dilakukan secara flexible.
  • Optical line systems: terdiri dari dua terminal repeaters pada ujung-ujung serat optik. Fungsinya untuk merubah sinyal elektrik digital menjadi sinyal optik dan sebaliknya. Terminal ini disebut OLT (Optical Line Terminal). Pada PDH, optical line system merupakan perangkat yang terpisah dan harus dihubungkan dengan interface yang telah distandarkan.
  • Optical Amplifiers: Menguatkan sinyal optik (penguatan dilakukan dalam domain optic)

WDM Overview

WDM (wavelength-division multiplexing) merupakan proses multiplexing untuk melewatkan beberapa sinyal optik dengan panjang gelombang yang berbeda ke dalam serat optik yang sama. Proses ini menggunakan optical coupler untuk menggabungkan sinyal-sinyal optik. WDM menggunakan optical coupler untuk menggabungkan sinyal-sinyal optik (WDM multiplexer). Sedangkan pada WDM demultiplexer digunakan filter optik untuk memisahkan sinyal-sinyal optik di penerima. WDM dapat meningkatkan kapasitas serat dari 10-100 kali lipat.

Ada dua jenis WDM: CWDM dan DWDM

CWDM – Coarse WDM
  • Keuntungan: Relatif mudah diimplementasikan; Teknologinya masih lebih murah
  • Batasan: Terdapat 16 kanal yang bisa dipakai (biasanya hanya digunakan 8 kanal); Jarak jangkaunya terbatas.

DWDM – Dense WDM
  • Keuntungan: Bisa menggunakan lebih dari 100 kanal; Jarak jangkaunya lebih jauh dari CWDM
  • Batasan: Lebih sulit diimplementasikan; Teknologinya lebih mahal


Microwave Overview

Transmisi microwave merupakan teknologi untuk mentransmisikan informasi menggunakan gelombang radio yang panjang gelombangnya diukur dalam ukuran centimeter (biasanya dari 1.0 sampai 30 cm). Teknologi ini biasanya digunakan pada komunikasi satelit, radar, navigasi, sistem sensor, sebagai backbone atau backhaul carrier pada jaringan seluler (menghubungkan BTS-BSC dan BSC-MSC), dll.

Sistem transmisi ini sangat erat kaitannya dengan teknik line of sight (LOS) serta sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca, terutama hujan. Performansi dari sistem microwave dibatasi oleh fading, yaitu fluktuasi dari kekuatan sinyal yang diterima di receiver.

Terdapat beberapa cara untuk mengatasi fading: Automatic Transmitted Power Control (ATPC), dan diversitas.

Opini:

Materi ini mengajarkan saya banyak pilihan sistem transmisi yang bisa kita gunakan untuk menyelesaikan masalah di kehidupan kita. Penulis tidak mau terlibat dalam perdebatan mana yang lebih penting atau lebih baik apakah sistem komunikasi wire atau sistem komunikasi wireless. Di satu sisi pendukung komunikasi wire menyatakan bahwa komunikasi wire memungkinkan transimis rate yang lebih tinggi dari wireless, disisi lain komunikasi wireless menyediakan akses yang lebih fleksibel, murah, dan bisa digunakan dimana saja. Penulis secara pribadi menyatakan bahwa kedua sistem tranmisi penting dan bisa kita gunakan tergantung kebutuhan dan situasi serta kondisi. Misalnya komunikasi broadband ke rumah-rumah pada daerah perkotaan bisa menggunakan serat optik sedangkan komunkasi broadband di daerah rural lebih cocok untuk memakai sistem wireless.

    Share | Save

    Subscribe

17 comments:

dimas said...

kuliah kapita selekta,,
menurut saya, seperti oase di tengah kesibukan mahasiswa semester 8. Cukup menyenangkan mendengar para ahli di bidangnya berbagi ilmu, dan pengalaman.

Akan tetapi, untuk beberapa pembicara, materi yang diberikan seakan de javu. Dari materi yang diberikan, ada yang sudah dibahas pada pertemuan lain.

Saran saya, kalo bisa, kuliah ekskursi dimasukkan ke dalam kapsel. Sekali saja. Jadi , kami bisa tahu, setelah keluar dari kampus ITB ini, apa yang akan kami hadapi, entah itu lingkungan kerja, suasananya, karyawannya, dll.

Terimakasi kepada Pak eueung yang telah mencurahkan segala daya dan upayanya agar kuliah kapsel ini dapat terselenggara dengan maksimal. Bravo kapsel semester ini!

sinung said...

Munculnya teknologi SDH dikarenakan teknologi PDH sudah dianggap tidak dapat mengakomodir data rate yang tinggi. PDH yang hanya mampu mengakomodir sampai 140Mbps dianggap tidak cukup memenuhi kebutuhan akan data rate yang tinggi, oleh karena itu muncul teknologi SDH yang mampu mengakomodir sampai 10Gbps. Tiap teknologi baru yang muncul didorong oleh keinginan untuk meningkatkan performa dari teknologi lama. Demikian pula dengan munculnya teknologi wireless, yang merupakan usaha untuk memperluas jangkauan. Jadi terciptanya teknologi baru diarahkan untuk menyempurnakan teknologi yang lama, bukan untuk menggantinya sehingga tidak dapat dibandingkan mana yang lebih baik, teknologi wire atau wireless karena kedua teknologi ini mempunyai keunggulan dan kekurangan masing-masing. Pemilihan teknologi transmisi yang dipakai lebih baik didasarkan akan kebutuhan yang akan di akomodir.

GB4
Sinung Tegar Pribadyo 23209021
Nana Sutisna 23209054

Pras said...

Kelompok B-1
Prasetiyono Hari Mukti - 23208302
Nur Ibrahim - 23209007

Teknologi Transmisi merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam perancangan sistem komunikasi karena teknologi ini merupakan salah satu bagian penting agar kualitas layanan yang diberikan kepada user menjadi realible dan feasible.

Sepakat dengan opini dan komentar di atas, bahwa kehadiran teknologi baru bukan bertujuan untuk mengganti teknologi yang lama, melainkan untuk menyempurkan teknologi lama itu agar kualitas layanan menjadi lebih baik.

Pertimbangan pemilihan teknologi transmisi pun tidak bisa begitu saja. Perlu mempertimbangkan accesibility dan cost yang ada. Sehingga deployment teknologi transmisi ini pun menjadi efektif.

jfkoernia said...

Kelompok 12:
Jeffrey Kurniawan (13206128)
Tommy Hartanto (13206102)
---------------------------------

setuju dengan pendapat teman2 di atas. teknologi baru dalam sistem transmisi lebih tepatnya bukan hadir untuk berkompetisi dengan teknologi lama, melainkan untuk saling melengkapi. karena dalam aplikasinya, semua tergantung kebutuhan, bukan masalah lebih canggih mana.

rasanya hal itulah yg menjadi intisari kuliah kali ini. bahwa teknologi lama maupun baru hadir untuk memberikan solusi efektif bagi satu masalah. semua tergantung kebutuhannya.

urise said...

G22
Yuris Mulya S (13206124)
Hermanto (13206151)

Saya juga setuju dengan beberapa pendapat teman-teman. Saluran transmisi memang sangat penting digunakan dalam telekomunikasi. Namun penggunaannya memang harus sesuai dengan kebutuhan. Terdapat banyak aspek yang digunakan dalam memilih suatu saluran transmisi. Salah satunya adalah dari segi biaya. Jika pengguna dapat mengoptimalkan aspek tersebut maka penggunaannya akan menjadi efektif.

Selain itu, teknologi saluran transmisi yang lama memang tidak harus digantikan oleh teknologi yang baru. Pada kenyataannya saluran PSTN yang sekarang digunakan masih menggunakan teknologi lama. Artinya bahwa teknologi yang baru bukan untuk menggantikan teknologi lama, namun untuk melengkapi keberadaan dati teknologi lama.

Beny said...

G19
Beny Nugraha 13206017
Habibur Muhaimin 13206131

Pendapat kami sama dengan teman-teman, kehadiran teknologi baru bukan bertujuan untuk mengganti teknologi yang lama, melainkan untuk menyempurkan teknologi lama itu agar kualitas layanan menjadi lebih baik.
Kemudian menurut kami komunikasi wire dan wireless tidak bisa saling mengganti, penggunaanya lebih efektif jika digunakan pada kondisi yang sesuai dengan spesifikasi masing-masing.

Rizqi said...

Kelompok 10
Rizqi Hersyandika (13206040)
Aldy Pradana (13206079)

Kami ingin mencermati mengenai keuntungan antara transmisi wired dan wireless. Jaringan wireless berkomunikasi antar piranti dengan menggunakan gelombang radio. Jaringan wired menggunakan kabel data jaringan dalam komunikasi antar piranti jaringan dengan teknologi ethernet.

Keuntungan menggunakan wireless adalah sifat mobilitasnya yang tinggi dan tidak tergantung kepada kabel dan koneksi tetap. Sedangkan jaringan kabel sangat bagus jika kita melakukan transfer data dalam jumlah yang sangat besar dengan stabil dan kecepatan tinggi.

Jadi media transmisi tersebut memiliki kelebihannya masing-masing. Tinggal kita pilih teknologi jenis mana yang sesuai dengan kebutuhan. Keduanya tidak bisa saling menghilangkan satu sama lain.
Terima kasih.

adhipta said...

Kelompok 1
Adhipta Sp (13206039)
Febryansyah DR (13206007)

Kami setuju dengan beberapa pendapat teman2 di atas. Teknologi baru merupakan penyempurnaan teknologi yang lama. Kedua nya untuk disandingkan sesuai kebutuhan.
Wireless dan Wire menawarkan kelebihan masing2. Wireless menawarkan flexiblitas dan wire menawarkan kapasitas. Semua nya tergantung pada kebutuhan user.

natasiaditha said...

Kelompok G13
Ditha N (13205010)
Roy B V B S (13206203)

Materi presentasi yang sangat menarik sebenarnya, apalagi ketika membahas seputar transmisi radio. Namun, sangat disayangkan, menurut kami presentator kurang bisa berinteraksi dengan baik dengan para pendengar terutama dalam menyampaikan materinya. Alhasil, kami kurang bisa menangkap apa yang disampaikan di sesi terakhir dalam kuliah kapita selekta ini.

Tetapi secara umum kuliah ini benar-benar bermanfaat buat kami terutama dalam membuka wawasan kami seputar teknologi telekomunikasi bukan hanya dari sisi akademik seperti yang selama ini kami terima di kampus, tetapi juga dari sisi industri.

Anggita said...

Kelompok 4
Muhammad Tito S 13206134
Anggita Hapsari G 13206034

Teknologi wireline dan wireless memiliki karakteristik masing-masing, dan memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Apakah user membtuhkan kecepetan tranfer data tinggi ataukah mobilitas tinggi.

Sekian, terimakasih...

mshiddiqsh said...

Group 7
Shendiary Aviolanda (13206050)
M. Shiddiq S.H. (13206074)

Kami sepakat dengan pendapat group 28 di atas. Meskipun demikian, seharusnya para pengguna memikirkan pemanfaatan teknologi transmisi yang paling efektif dan efisien. Hal di atas terutama sangat penting bagi pengguna seperti Indonesia yang harus sangat memerhatikan pengeluarannya.

Tuntutan tadi membawa kita sebagai mahasiswa harus mulai memerhatikan perkembangan teknologi transmisi dan sebisa mungkin menciptakan teknologi yang sepadan agar dapat sedikitnya mengurangi ketergantungan pada peralatan standar luar negeri dan, pada akhirnya, pengeluaran kita.

-----------------------------------------------

Terakhir, kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam pengadaan kuliah ini. Kuliah ini telah sangat membantu kami sebagai sumber informasi yang real dan aplikatif dari dunia telekomunikasi. Kami berharap dunia pertelekomunikasian indonesia terus maju dan dapat turut membantu pemecahan masalah-masalah bangsa kita tercinta ini. Amin.

Terima kasih. :)

Peter said...

Group 23
Peter Hamonangan (13206092)
Hefrizal S Ferdinand (13206118)

Satu hal yang dapat kami tangkap dari kuliah kapsel kemaren adalah bahwa jaringan transmisi menggunakan serat optik telah/sedang dikembangkan di Indonesia. Tentunya hal ini dapat menambah kapasitas transmisi, yang pada akhirnya bermanfaat bagi konsumen. Terlepas dari harga development yang cukup mahal, tentunya hal ini sangat dinanti-nanti oleh berbagai pihak.
Seperti opini dari beberapa kelompok diatas tentang penyampaian materi, saran dari kami agar kedepannya penyampaian materi lebih dapat diserap adalah dengan penyajian slide yang lebih menarik, misalnya realita perkembangan telekomunikasi di Indonesia. Ekskursi, seperti yang diwacanakan, merupakan salah satu caranya.

Akhir kata kami ingin mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya kuliah kapita selekta ini: Pak Eueung, pihak2 Alcatel, NSN, Huawei, dan Telkomsel, dll... Semoga kuliah kapsel yang bermanfaat ini dapat menjadi semakin baik dari masa ke masa.

rizki said...

Grup 8
Rizki Primasakti 13206068
N Nyoman Gandhi 13206072

memahami teknik-teknik transmisi sangat penting bagi para calon praktisi-praktisi telekomunikasi, terutama untuk menentukan teknik yang paling cocok diterapkan pada sistem untuk mendapatkan efisiensi dan efektivitas selama pengiriman data.
dalam hal ini saya sependapat dengan penulis yang menyatakan bahwa kita tidak dapat menentukan teknik apa yang paling baik untuk digunakan, apakah iu wire maupun wireless karena semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. yang bisa kita lakukan hanya menganalisa kebutuhan sistem dan memilih teknik mana yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut.
satu hal lagi, kelompok kami memikirkan suatu saat nanti ada teknologi baru untuk transmisi dimana memiliki kecepatan setara wire technology dan memiliki fleksibilitas untuk mobile user. memang seperti mimpi karena jika ditemukan, teknologi tersebut merupakan sebuah penemuan yang sempurna, namun siapa yang tahu? mungkin saja salah satu mahasiswa ITB yang mengikuti kapsel telkom suatu saat nanti yang menjadi penemu teknologi baru tersebut.

Oryza said...

Kelompok 09:
Oryza Nicodemus Tarigan (13206075)
Nana Mulyana (13206166)

Dari pembahasan kelompok 28, ada sedikit hal yang kurang kami sepakati. Pada pembahasan tentang SDH, kelompok menyebutkan bahwa perangkat yang digunakan adalah add-drop multiplekser, optical amplifier, digital cross connect, dan optical line terminal.

Setahu kami, perangkat-perangkat tersebut adalah perangkat yang digunakan dengan basis transmisi optik (WDM). Dengan demikian, kurang tepat jika dikatakan sebagai perangkat SDH walaupun tidak sepenuhnya salah karena SDH adalah merupakan salah satu jenis transmisi yang dilayani WDM juga.

Tolong dikoreksi jika memang kami salah. Terima kasih banyak.

anantoep said...

G17 - Ananto E.P. (13206008) dan Irvan S. (13206130)

Kurang lebihnya setuju dengan pendapat teman-teman di atas. Teknologi transmisi memegang peranan yang sangat penting. Tidak ada transmisi ==> informasi tidak akan sampai ke tempat yang dituju, sehingga tidak terjadi komunikasi. Akibatnya, pemilihan teknologi transmisi menjadi suatu hal yang penting, apakah teknologi wireline ataupun wireless. Wireline dapat unggul di suatu sisi, seperti dalam hal kapasitas transmusi yang tinggi, namun di sisi lain, teknologi wireless lebih unggul karena mendukung mobilitas user. Memang keduanya penting, akan tetapi dalam perancangan sistem transmisi harus dilipih yang lebih efisien dan efektif, dan yang terpenting adalah sesuai dengan kebutuhan penggunanya, agar hasil perancangan tidak sia-sia.

angelofairwalk said...

Group 21 : Angelia Hermawan (13206076), Dito Anggodo (13206109).

Kuliah kali ini menguraikan tentang teknologi transmisi dg lengkap. Saya bermimpi kita sebagai engineer, bukan hanya mampu mengetahui atau menggunakannya saja, tetapi mampu berberkontribusi menciptakan teknologi baru di masa yg akan datang.

girikuncoro said...

Kelompok 2
Giri Kuncoro (13206009)
Fadhilah Hana Lestari (13206014)

Teknologi transmisi di era sekarang sudah saatnya dikaitkan dengan istilah kolaborasi. Penggunaan teknologi transmisi di ranah power engineering, seperti SCADA, merupakan salah satu kolaborasi yang penting bagi dunia elektroteknik di masa sekarang. Jaringan transmisi erat kaitannya dengan transfer informasi. Dalam hal power engineering, khususnya transmisi dan distribusi, jaringan transmisi digunakan dalam hal monitoring.

Cheers,
Giri dan Hana

Post a Comment