Sunday, May 9, 2010

Saran, Usul & Komentar untuk KapSel

Dear All,

Polling disamping harap di-isi dengan sejujur-jujurnya :-D ... tidak ada implikasi ke nilai :-D

Komentar lain beserta saran dan usul untuk penyelenggaraan kuliah KapSel ke depan harap ditulis sebagai comment disini.

Saya juga perlu masukan perihal pengampu alternatif untuk KapSel, sekirannya sy berhalangan (baik untuk tandem, alternate atau replacement). Siapa yg paling cocok?

Ok, that's all :-D

    Share | Save

    Subscribe

13 comments:

Pras said...

Kuliah ini bagus sekali, Pak...
Memberi pengetahuan yang komprehensif bagi para pesertanya. Banyak contoh2 inovasi yang dilakukan oleh vendor terkait solusi teknologi yang diberikan. Namun, akan lebih baik jika menyajikan "pengetahuan" dari berbagai persfektif secara proposional. Misalnya, dari 10 kali pertemuan, mungkin akan lebih baik jika penyajian KapSel ini diisi oleh vendor (+/- 4-5 pertemuan), operator (3-4 pertemuan) dan regulator (2 pertemuan). Sehingga isu2 yang diterima menjadi lebih komprehensif.

Dan akan lebih mantap lagi jika ternyata vendor dan operator yang diundang itu yang memiliki "relasi bisnis". Mungkin akan terlihat relasi hubungan solusi vendor dan layanan operator.

Sukses untuk KapSel berikutnya... :)

Pras said...

Maaf, ada terlewat.
Sebagai Kuliah yang bertujuan untuk memberi pengetahuan mengenai Dunia Pasca-kampus, mungkin akan lebih baik jika peserta dibekali juga dengan pengetahuan sofskill yang kelak akan dibutuhkan dalam dunia pasca-kampus, seperti pengembangan potensi diri, leadership, entrepreneurship, etc. Saya yakin banyak Alumni Elektro ITB yang capable terkait isu2 tersebut.

Terima Kasih.

jfkoernia said...

saya cukup apresiatif terhadap Pak Eueung yang membuat KapSel dengan format yang telah saya lalui ini..
menurut saya, kuliahnya cukup memberikan wawasan baru dan tidak terlalu menuntut banyak dari mahasiswa di tengah2 TA-nya... dan saya stuju dengan pendapat teman2 di atas.

mengenai perihal pengampu alternatif untuk KapSel:

tanpa mengurangi rasa hormat, menurut saya Bapak Eueung-lah yang sudah terbukti cocok. Oleh karena itu, sebaiknya Bapak tidak diganti melainkan tetap menjadi dosen KapSel sehingga usulan2 perbaikan yang telah menjadi masukan teman2 semuanya bisa ditidaklanjuti. kalau dosennya diganti, berarti mulai dari nol lagi.

saya pribadi ingin mengusulkan kepada Bapak (jika semester depan tetap memegang kuliah KapSel), bagaimana supaya kuliah KapSel ini bisa disinergiskan dengan Kerja Praktek yang telah dilakukan. karena yg saya rasakan laporan KP yang telah dibuat tidak ada gunanya selain menjadi formalitas. akan lebih baik jika ada satu metoda sehingga mahasiswa dapat berbagi pengalaman KP-nya dengan mahasiswa lain. sehingga kita semua bisa saling belajar.

Beny said...

saya setuju dengan komen Pras, perlu ada tambahan presentasi dari pihak regulator. supaya pengetahuan yang didapat tidak melulu soal teknis.
secara overall kuliah ini bagus, saran saya satu lagi, kalau bisa waktu yang disediakan digunakan semaksimal mungkin, agar materi bisa disampaikan seluruhnya.
Untuk pengampu alternatif, saya rasa Pak Tutun bisa menjadi dosen yang tepat.

Sekian komentar dan saran saya.
Terima Kasih

Rifqy said...

Pada dasarnya, saya sangat setuju dengan komentar teman-teman di atas. Menurut saya, kuliah kapita selekta ini sangat informatif dan bermanfaat, dan alangkah baiknya untuk ke depannya agar dikemas dengan lebih inovatif dan menarik dalam segi penyampaian materinya. Hal ini diharapkan untuk meningkatkan antusias dan semangat peserta kuliah kapsel untuk terus mengikuti kuliah ini sampai akhir dan juga mengurangi tingkat kebosanan. Mungkin dalam penyampaian materinya, dapat diselingi dengan pemutaran video, demo, simulasi, dll. Sehingga kuliah ini jadi lebih atraktif.
Saya yakin Pak Eueng sudah merupakan dosen yang tepat bagi kuliah ini.

Terima kasih

Irvan said...

Pertama sekali saya ucapkan terima kasih dulu k Pak Eueng atas usahanya mendatangkan pembicara-pembicara yang sangat luar biasa ke kuliah Kapsel ini. Mengenai saran ke depannya mungkin kita bisa mengkaji masalah keprofesian khususnya di bidang telekomunikasi. Sebut saja kita mengundang orang2 berbeda dari divisi berbeda berkenaan dengan ruang lingkup kerjanya di perusahaan tersebut. Alhasil kita tidak hanya mendapat materi tambahan tapi juga sharing pengalaman yang bermanfaat.

adhipta said...

Kuliah ini membuka wawasan bagi kami semua, terutama wawasan dunia industri. Tributte kepada Bpk.Eueung yang telah menghadirkan pembicara2 yang memang ahli di bidangnya.
Harapan saya ke depan nya adalah, bagaimana kerjasama dengan perusahaan2 tsb trus dibina agar bisa membantu bidang akademik prodi kita. Semisal kerjasama dengan TELKOM atau VICO yang menyumbang beberapa perangkatnya untuk kepentingan Lab prodi kita. Mungkin huawei ingin menyumbang beberapa perangkat transmisi optik,sehingga kita dapat mempelajari konfigurasi transmisi Add/drop mux di lab telmat :D

zahara said...

Terima kasih kepada Pak Eueung yang membuat kuliah kapsel ini sangat menarik. Kuliah ini sangat bermanfaat bagi saya dan memberikan motivasi secara tidak langsung setelah bertemu dengan pejabat tinggi dari perusahaan telekomunikasi.
Saran saya, kuliah ini juga bisa menghadirkan pihak dari regulator. Selain itu, ada pemateri yang memberikan motivasi dan berbagi pengalaman di dunia kerja.
Usul saya untuk pengampu alternatif kapsel ini yaitu Pak Tutun.

Terima kasih

angelofairwalk said...

Saya setuju dengan opini Jeffrey untuk mengkorelasikan mata kuliah kapita selekta dengan kerja praktek (KP), agar hasil yang didapat setelah KP atau kegiatan KP-nya itu sendiri lebih bermanfaat.

Terima kasih, Pak.

*Angelia Hemawan*

titotz said...

Saya mendapatkan berbgai macam ilmua ketika kuliah kapsel ini, ilmu yg didapatkan trutama memberikan cara pandang dari segi bisnis dan industri. Sebenrnya memang itulah yang dibutuhkan oleh mahasiswa yang akan lulus.

Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada pak Eueung yang telah berusaha keras agar tercipta kuliah kapsel seperti ini. Saya jadi teringat ketika ada acara pertemuan antar stakeholder telekomunikasi ITB yang berasal dari para almuni, disana disampaikan wacana untuk lebih mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja, dan saya rasa tujuan dari hal tersebut telah tercapai, good job.

Tak ada gading yang tak retak, terdapat bebrapa kekurangan dalam kapsel ini, diantarnya:
1. Pembicara ada yang datang terlambat, bahkan hingga 1 jam pelajaran, ya sebenarnya disayangkan saja, tapi overall c ok, cuma di beberapa sesi akhir kapsel yang terjadi hal seperti itu.
2. Materinya lengkap, tapi yang saya rasakan, antara satu vendor dengan yang lain membhas hal yang hampir sama, ya banyak yg ngebahas broadband, kalo menurut saya selain materi dari vendor juga ada dari regulator juga, ya intinya biar kita punya sudut pandang beda dalam melihat masalah telekomunikasi. 2 x sesi operator oleh telkomsel menurut saya sangat menarik, apalgi pas pak pambudi, hehehe...

Ucapan terimakasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelanggaraan kul ini..

Untuk alternatif dosen kapsel... Hmmm, mungkin pak Sigit atau pak Tutun, hehe..

Udah ah, sekian, maaf kalo ada kata2 yang salah, thx..

Salam Muhammad Tito S 13206134

priambada said...

Ohh ini uda nda pake GGan lagi yah.. yasud deh :)

Saya mulai dari yang nda enak dulu ya.. Hmmm... Multimedia kok sering terasa gerah ya (ac mati dohh), padahal kursinya nikmat itu lho "3~ bisa buat relaksasi.. Microphone juga kok mati nyala mati mati gitu kenapa yah. Terus terang saya kasihan Pak Eueung bolak balik untuk gantiin mic yang kadang2 baru digunakan untuk spelling beberapa kata sudah wafat.. =( Beberapa pembicara (tanpa bermaksud apa2 selain menulis saran sahaja) yang kebetulan menambahkan +1 untuk jam memulai kuliah tamu beliau (tengah hari passs), secara tidak langsung membuat beberapa peserta hilang kesadarannya sebelum kuliah dimulai (kepala menunduk, teklak tekluk geleng2 oye, termasuk saya... kadang2 tapi :D). Harapan kedepannya, semoga hal yang demikian paling tidak dapat diminimalisir ataw kalo bisa dihilangkan malah good good good (maksudnya kalo bisa problem yang terjadi buat semester depan jangan sama lahhh masa ga ganti2, ga kreatif :P)

Nah setelah memberikan yang kurang enak2, sekarang masuk ke bagian yang enak binti nikmat. Insentif yang diberikan oleh beliau-beliau yang membawakan kuliah kapsel bisa dibilang joss alias top markotop. Secara tidak langsung, hal tsb dapat membangkitkan semangat mereka yang hilang kesadaran untuk ikut mendengarkan dan berpartisipasi dalam iseng iseng berhadiah (termasuk saya.. :D). Semoga kedepannya semakin banyak insentif yang disediakan untuk adik2 kelas.. Selain insentif yang ingin saya puji, menurut saya ini kuliah yang unik. Banyak yang aneh2 bin ooo gitu tho (baru tau kamsudnya) setelah saya mengikuti kuliah ini. Like this Pak... =))

Tentang tandem... Wah saya malah lebih suka Pak Eueung solo jadi dosen kapsel hee... Soalnya itu pak, udah pass n bisa ngayomi sekaligus bersahabat dengan para peserta kapsel. Meminjam istilah tetangga sebelah, Pak Eueung MAKNYUSS.. Semoga kuliah kapsel mendatang masi tetap Bapak yang mengajar.

Last one, terima kasih, matur suwun. Salam dangdut, serrrr.... :)

Peter said...

Many thanks buat semua pihak: pak Eueung, vendor2, operator, dan pihak ITB karena telah memasukkan kuliah kapita selekta di kurikulum.

Kuliah2 sepert ini (kapsel, KP, dan mungkin juga TA) berguna sekali, membuat saya - calon insinyur telekomunikasi - bisa mengintip apa yang sedang 'in' di industri telekomunikasi.. Yah setidaknya nanti ketika kami sudah keluar dari sini, ga buta2 amat tentang trend telekomunikasi.. hehe..

Mungkin usulan saya sudah tertampung di komentar2 temen2 di atas, alangkah lebih baik apabila background narasumber dapat lebih variatif: vendor, operator, regulator, dosen, peneliti, pengusaha, alumni, dsb.. Dan ini juga akhirnya membuat topik2 di setiap pertemuannya tidak monoton (e.g. minggu 1-8 broadband mlulu)..

Usul saya untuk kuliah kapsel berikutnya, topiknya diurut dari yang paling gampang dulu Pak. Selain itu, topik yang 'berat2' juga sebaiknya diselingi dengan topik yang 'ringan2'.

Kalo pengampu alternatif.. mmm.. menurut saya, semua dosen telkom bagus2 Pak, yah siapa saja yang bersedia menggantikan, fine2 aja. Tapi mungkin perlu ada asisten juga ya? Mahasiswa S2 yang Bapak tunjuk mungkin?

Itu aja Pak kesan & pesannya.. Terima kasih.

Regards,
Peter Tobing

Willy Setyadi said...

Maap sebagai orang luar... Apakah program ini masih ada?

Post a Comment