Saturday, April 17, 2010

Optical Backbone - G6

[Authors: Rifqy Hakimi, Dimas Triwicaksono (G6)]
Q : Apakah mungkin jika 1 serat optik yang memiliki kapasitas n kanal, lalu fiber tersebut dipasang secara paralel, maka kapasitasnya menjadi n2 kanal ?
A: Tidak, karena secara matematis hal ini tidak mungkin. Sebagai contoh, jika 1 fiber optik mampu menampung 40 kanal, jika dipasang paralel maka kapsitasnya akan menjadi 80 kanal.

Q : Apakah salah satu solusi dari opticak backbone itu IP over DWDM?
A : IP over DWDM itu dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, bisa melalui transponder dan yang kedua bisa tanpa melalui transponder. Transponder itu sendiri berfungsi mengubah sinyal ke frekuensi-frekuensi DWDM. Karakteristik IP over DWDM yang melalui transponder adalah transmisi biasa yang menggunakan grey interface. Frekuensi yang digunakan harus fixed. Misalnya pada wavelength 1550 nm saja. Berikutnya cara yang kedua, yaitu tanpa melalui trasnponder. Dari router langsung diteruskan ke DWDM equipment dan transmisinya menggunakan colour interface yaitu frekuensi yang digunakan bervariasi.

Q : Apakah keunggulan dan kelemahan dari DWDM jika dibandingkan dengan metro ethernet?
A : Sebenarnya tidak ada keunggulan dan kelemahan antara DWDM dengan metro ethernet. Karena penggunaannya yang berbeda tergantung kebutuhan. Analoginya seperti honda Jazz yang diibaratkan sebagai metro ethernet dengan truk trailer yng diibaratkan sebagai DWDM. Disini honda Jazz menempuh jarak yang relatif lebih pendek, sebagaimana metro ethernet yang digunakan pada jarak yang dekat yaitu digunakan pada jaringan akses. Trailer disini mampu menempuh jarak yang panjang dan mampu mengangkut banyak honda Jazz. Artinya, DWDM memiliki kapasitas yang jauh lebih besar sehingga digunakan pada jaringan backbone.

Q : Jika dilihat dari segi cost, mana yang lebih optimal antara metro ethernet dengan DWDM?
A : Sama dengan jawaban sebelumnya, penggunaan metro ethernet maupun DWDM yang optimal tergantung kepada kebutuhan antara lain kebutuhan kapasitas, mau yang bekerja pada layer berapa, mau bandwidth berapa.

Opini

Menurut kami, kuliah kapita selekta pada hari tersebut cukup menarik dan bermanfaat. Apalagi pembicaranya adalah Pak Willy Setyadi dari Nokia Siemens Network. Beliau cukup mampu membagikan ilmu pengetahuannya tentang solusi dari jaringan backbone yang berbasis optik. Beliau juga membagikan wawasan tentang inovasi dari teknologi DWDM saat ini, bagaimana keunggulan teknologi DWDM dibandingkan yang lainnya, dan juga perbandingan antara penggunaan DWDM dengan metro ethernet yang dua-duanya digunakan tergantung situasi, kondisi, serta yang paling penting adalah menurut kebutuhan. Teknologi DWDM sendiri bekerja pada layer 1 dan 2, sedangkan metro ethernet sendiri bekerja pada layer 2 dan 3. Semoga teknologi network di Indonesia ini jadi semakin maju dengan hadirnya inovasi-inovasi dari perusahaan-perusahaan seperti Nokia Siemens Network ini.

    Share | Save

    Subscribe

14 comments:

Andromeda said...

G18
Niki Adytia P (13206077)
Deon Arinaldo (13206199)

Kami setuju bahwa teknologi DWDM merupakan jawaban untuk peningkatan kebutuhan bandwidth. Namun, di Indonesia saat ini kebanyakan masih menggunakan teknologi SDH. Jadi menurut kami, teknologi DWDM ini boleh langsung digunakan untuk jaringan backbone untuk perencanaan kebutuhan di masa mendatang. Perubahan pada jaringan akses bisa dilakukan secara bertahap. Tapi, jika pada suatu daerah SDH saja sudah memenuhi maka jaringan SDH yang sudah ada tersebut tetap bisa dimanfaatkan dengan penambahan transponder seperti yang dijelaskan diatas.

joicesayangkamu said...

G-15
13206058 Ni Wayan Eka A
13206147 Joice F Yusriani

Kuliah Kapsel pada tgl 13 April 2010 yang diisi oleh Bapak Willy Setiadi sangat menambah pemahaman kami mengenai DWDM. Dengan DWDM ini, kita tidak perlu menambah optik untuk menambah wavelength. Selain itu, tidak perlu lagi melakukan penggalian di sepanjang jalan.Maka, tidak akan merusak infrastruktur seperti jalan, bangunan atau saluran bawah tanah. Seperti yang pak Willy katakan, pengurusan penggalian ini cukup repot, sehingga dengan pengurangan kegiatan penggalian, "kerepotan" akan optik ini berkurang.

lucky said...

Kelompok B-8
Lucky Andiani (232 09 053)
R. Ali Fikri Mubarak (232 08 005)

DWDM merupakan salah satu solusi teknologi yang dikembangkan saat ini untuk memenuhi kebutuhan kapasitas, biaya, Quality of Service, dan service convergence pada jaringan dari service ke core. Yang tentu saja memberikan banyak keuntungan salah satunya cost yang ditawarkan rendah, instalasi lebih mudah, serta mencakup kapasitas BW yang besar yang tentunya akan semakin meningkatkan kecepatan akses.

Terima Kasih

adhipta said...

Kelompok 1
Adhipta Semidang Putra (13206039)
Febriansyah DR (13206007)


DWDM ini akan semakin marak terutama untuk multinational enterprise yang membutuhkan link yg besar untuk data-data produksi mereka ke seluruh penjuru dunia.Tentunya dengan penyewaan link yang tidak banyak namun teknologi DWDM terimplementasi, akan sangat produktif untuk mereka.
Bagi operator juga akan meraup benefit dari sini. Karena dengan DWDM yang terimplementasi, dengan asumsi jumlah traffic yang melewati jaringan mereka sama dengan sebelum mengimplementasikan DWDM, maka kapasitas dan QoS user akan dapat mereka jamin, dengan begitu reliability mereka akan naik.

Rizqi said...
This comment has been removed by the author.
Rizqi said...

Kelompok 10
Rizqi Hersyandika (13206040)
Aldy Pradana (13206079)

Jika dibandingkan dengan kuliah-kuliah yang diadakan sebelumnya, pertanyaannya cenderung lebih sedikit. Akan tetapi kami tertarik dengan pertanyaan mengenai perbedaan antara DWDM dengan Metro Ethernet, baik dari sisi kapasitas maupun cost. Jawaban yang diberikan Pak Willy Setiadi juga cukup jelas bahwa DWDM dan Metro Ethernet akan efektif jika digunakan sesuai kebutuhan.

Secara keseluruhan, kuliah ini menerangkan tentang DWDM, elemen-elemen DWDM, keunggulan DWDM, maupun perkembangan DWDM di masa mendatang. Diharapkan DWDM dapat menjadi solusi atas kebutuhan bandwith yang semakin tinggi.

Felix Kristian said...

Kelompok 20
Felix Kristian Jatmiko (13206149)
Johan Sunaris (13205005)

Kuliah yang diberikan Pak Willy memberikan wawasan baru mengenai DWDM bagi mahasiswa. Dari presentasi yang dipersembahkan dapat kami simpulkan bahwa DWDM cocok untuk kebutuhan metro area. Selain itu DWDM memiliki beberapa keunggulan di antaranya tepat diimplementasikan pada komunikasi long haul, serta fleksibel dalam mengantisipasi pertumbuhan trafik. Pada dasarnya teknologi DWDM merupakan jawaban untuk peningkatan kebutuhan bandwidth.

Felix Kristian said...

Kelompok 20
Felix Kristian Jatmiko (13206149)
Johan Sunaris (13205005)

Kuliah yang diberikan Pak Willy memberikan wawasan baru mengenai DWDM bagi mahasiswa. Dari presentasi yang dipersembahkan dapat kami simpulkan bahwa DWDM cocok untuk kebutuhan metro area. Selain itu DWDM memiliki beberapa keunggulan di antaranya tepat diimplementasikan pada komunikasi long haul, serta fleksibel dalam mengantisipasi pertumbuhan trafik. Pada dasarnya teknologi DWDM merupakan jawaban untuk peningkatan kebutuhan bandwidth.

ikhsan said...

g28
ikhsan abdusyakur 13206088
yudha irawan 13205004

kami setuju dengan pendapat kelompok 6,
inovasi - inovasi yang diberikan oleh NSN memang diperlukan untuk meningkatkan layanan telekomunikasi di Indonesia
mengenai DWDM memang cocok diimplementasikan disini, kebutuhan bandwidth dan trafik yang tinggi memang menjadi solusi dengan adanya DWDM

ikhsan said...

g28

ikhsan abdusyakur 13206088
yudha irawan 13205004

kami setuju dengan pendapat kelompok 6, bahwa inovasi inovasi NSN sangat dibutuhkan untuk meningkatkan layanan telekomunikasi di Indonesia
mengenai DWDm memang cocok diimplementasikan disini untuk menjadi solusi tingginya kebutuhan bandwidth dalam trafik yang tinggi dana komunikasi metro area

wibisana jaka said...

G31

Haryo Septoria Prabowo (13206033)
Wibisana Jaka Sembada (13206089)
=================================

Kami tertarik dengan komentar-komentar sebelumnya, yaitu DWDM dapat mengurangi cost untuk peningkatan trafik. Bayangkan bila suatu perusahaan sudah membangun infrastruktur untuk suatu kebutuhan tertentu, ternyata dibutuhkan trafik yang lebih tinggi dari kapasitas yang sudah ada. Maka tidak perlu membangun infrastruktur baru, tetapi cukup dengan menggunakan teknologi DWDM dengan menambahkan panjang gelombang baru.
Saya berharap kedepannya semua ISP menggunakan teknologi optik untuk para pelanggannya sehingga tidak ada keterbatasan trafik seperti sekarang ini.

zahara said...

Grup 14:
Zahara Yulianti (13206018)
Nur Inayah Yusuf (13206138)

Kami setuju dengan pendapat teman-teman diatas. DWDM sangat tepat sebagai solusi untuk kebutuhan bandwith yang semakin besar. DWDM memiliki berbagai keunggulan seperti mudah dalam instalasi jaringan. Dengan DWDM, perusahaan bisa mengurangi cost untuk memperluas jaringan karena salah satu kelebihan DWDM yaitu transparan dalam berbagai trafik. Ketransparanan sistem DWDM dan kemampuan add/drop akan memudahkan penyedia layanan untuk melakukan penambahan dan atau pemisahan trafik. Pada bidang akademik, topik mengenai DWDM sekarang telah banyak diketahui oleh mahasiswa, bahkan dijadikan sebagai topik tugas akhir.

Terima kasih

Aryo said...

G11
Arief Saksono 13206022
Aryo Wicaksono 13206115

Setuju dengan pendapat G1 bahwa teknologi DWDM mungkin merupakan salah satu solusi bagi perusahaan-perusahaan besar yang menginginkan jaminan akan reliability dalam pengiriman data-data mereka.
Selain itu, melihat kondisi bahwa kebutuhan bandwidth yang memang semakin meningkat akhir-akhir ini, mungkin provider dapat memikirkan suatu langkah nyata untuk mulai mengimplementasikan DWDM bukan hanya untuk perusahaan-perusahaan besar saja, tetapi untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan di Indonesia.
Terima kasih.

natasiaditha said...

Kelompok G13

Ditha N (13205010)
Roy BVB (13206203)


Harus diakui kalau ke depannya sistem komunikasi dengan serat optik akan menguasai jaringan telekomunikasi yang ada saat ini. Mengingat teknologi ini punya banyak keunggulan dibanding sistem-sistem sebelumnya. Apalagi dengan munculnya teknologi DWDM seperti yang dijelaskan dalam kuliah ini. Teknologi DWDM menawarkan kelebihan yang sifatnya jangka panjang sebagai contoh: meningkatkan efisiensi perihal pemeliharaan perangkat optik. Selain itu, juga memudahkan dalam meng-upgrade sistem seandainya pada masa yang akan datang dilakukan penambahan resource. Hal ini menjadi sesuatu yang sangat penting mengingat proses upgrade serat optik tidak mudah karena menyangkut beberapa sarana prasarana kota yang lain seperti jalan, tata kota, dll.
Namun, jujur saja masih terlalu banyak istilah-istilah yang membuat kami sulit memahami apa yang dijelaskan kemarin. Semoga inovasi-inovasi yang dikeluarkan NSN ini bisa semakin memajukan pertelekomunikasian Indonesia. Oiya, perlu juga ni Pak devicenya dibawa ke kampus biar kita-kita lebih kebayang. :D. Terima kasih..