Sunday, April 11, 2010

Multiradio - G30

[Authors: Andre Muslim Dubari, Heru Wijanarko (G30)]
Dewasa ini pengguna perangkat telepon selular terus meningkat bahkan dipercaya hampir 50% dari keseluruhan penduduk Indonesia merupakan pengguna telepon seluler. Hal ini kemudian menjadi tantangan bagi para operator penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia, dengan subscriber yang semakin tinggi tuntutan akan tarif yang lebih murah pun turut meningkat, akibatnya ARPU (Average Revenue Per User) pun semakin kecil. Dengan demikian para operator dipaksa berpikir keras menemukan solusi yang tepat untuk dapat mempertahankan nilai revenue seiring bertambahnya jumlah customer setiap harinya dengan ARPU yang kecil. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan efisiensi penggunaan BTS (Base Transceiver Station) , yaitu misalnya dengan menekan power consumption, biaya sewa tower, hingga menekan biaya site visit sehingga petugas tidak perlu sering datang ke BTS.

Berkaitan dengan hal ini , NSN (Nokia Siemens Network) mencoba menjawab tantangan tersebut dengan merilis produk yang diberi nama Flexi Multi Radio BTS. Oleh NSN , Flexi Multi Radio Base Station dianggap sebagai solusi yang paling tepat untuk melakukan optimasi aset yang dimiliki oleh operator.

NSN mengusung konsep multi radio dimana secara hardware bisa digunakan untuk GSM, WCDMA maupun LTE. Dan secara software dapat digunakan baik concurrent mode atau dedicated mode. Pada mode concurrent BTS dapat diset untuk WCDMA & LTE, GSM & WCDMA atau ketiganya secara bersamaan. Sementara pada mode dedicated, BTS diset hanya untuk WCDMA atau GSM atau LTE saja. NSN sendiri punya kapabilitas untuk SON, OSS dr NSN dikenal sebagai nomor 1, sehingga hingga ke Core nya sendiri, dapat dimanage dengan satu OSS.

Flexi Multi Radio Base Station dapat digunakan untuk solusi EDGE, HSPA dan LTE. Prinsipnya dengan menggunakan single RAN yang menyederhanakan GSM dan 3G sehingga bisa dijadikan satu yang terintegrasi dengan software yang enable. BSC dan RNC dapat dijadikan satu dengan microcontroller. Fungsi RNC dapat dilakukan oleh BTS dengan BTS with RNC function , BTS with RNC function dan eNB dapat diupdate menggunakan software. Selain itu monitoring dapat dilakukan dengan menggunakan software, sehingga memungkinkan multi vendor. Software dapat diupgrade sehingga bisa hybrid, sehingga bisa digunakan sebagai paket transpor. Flexi Multi Radio Base Station menggunakan dua modul, yaitu sistem modul dan RF modul.

RF modul disupport oleh 3 sektor, dimana terdapat 3 antena di BTS yang menunjukkan ketiga sektor tersebut, diakomodir dengan 3 blok. Flexi Multi Radio Base Station juga memiliki fitur extended operation condition, dimana ada penggunaan standar yang berbeda untuk kondisi yang berbeda. Contohnya untuk kondisi outdoor, standar yang digunakan IP65 ingress protection yang water dan dust proof.

Solusi Flexi Multi Radio Base Station memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
  1. Kompak, atau terintegrasi dengan sangat baik : 3 sektor RF Modul dapat digunakan untuk GSM 6/6/6 , WCDMA 4+4+4 atau LTE 20 MHz. 3x60 watt pada masing2 antenna connector. Serta multi mode system module IP65 units untuk instalasi outdoor ataupun indoor
  2. Software yang mendukung teknologi radio : Mode 2G atau 3G oleh software dengan throughput hingga 1Gbps. Arsitektur flat sehingga bisa menghemat hingga 30% pada transport. Dan memperkembangkan IP backhaul menggunakan software.
  3. Green Base Station : Konsumsi daya yang sangat rendah, hingga 335 watt untuk WCDMA 1+1+1. Dengan menggunakan teknologi ini dapat mengurangi emisi CO2. Penurunan site visit 50% hingga 90%. dan penghematan penggunaan material hingga 80%.
  4. Solusi BTS terdepan : Dengan solusi ini, diyakini akan mengurangi site 20-30%. Bahkan dapat mengurangi pengeluaran modal / CAPEX (Capital Expeditures) hingga 20%, dan pengeluaran biaya operasional /OPEX (Operational Expenditures) hingga 50% pada pembangunan dan pengelolaan BTS. Dan penggunaan perangkat keras yang lebih sedikit hingga 70%. Flexi Multi Radio Base Station dapat ditempelkan pada gedung tinggi sehingga pembangunan atau penyewaan tower untuk BTS dapat diminimalisasi.
Opini

Mencari site baru ataupun memperluas site BTS membutuhkan dana dan waktu yang sangat banyak bagi setiap operator. Dengan perkembangan yang sangat cepat dari teknologi multiple radio access, efisiensi dalam pengoperasian site adalah yang terpenting untuk dapat mencapai efisiensi jaringan secara keseluruhan. Para operator tentu ingin untuk dapat mengoperasikan lebih sedikit BTS namun tetap memiliki
jangkauan dan kapasitas jaringan yang besar.

Flexi Multi Radio Base Station adalah solusi yang dapat diandalkan untuk menjawab tantangan bagi para operator.Flexi Multi Radio Base Station memungkinkan operator untuk menggunakan site dengan lebih efisien , baik menemukan site baru ataupun mengggunakan ulang site yang telah ada, beroperasi dengan jumlah site sesedikit mungkin yang dibutuhkan untuk memenuhi jangkauan dan kapasitas yang dibutuhkan. Dengan Flexi Multi Radio Base Station operator jaringan telekomunikasi dapat mengurangi jumlah site yang mereka butuhkan sehingga diperoleh keuntungan dari sisi CAPEX dan OPEX.

Secara garis besar keuntungan dari penggunaan Flexi Multi Radio Base Station yaitu:
  • pembangunan site dan pengimplementasian yang lebih mudah, dengan biaya instalasi lebih rendah
  • memaksimalkan penggunaan ulang dari infrastruktur BTS yang telah ada
  • mengurangi konsumsi daya sehingga menghasilkan power system yang lebih kecil
  • saluran antenna yang lebih pendek sehingga meningkatkan performansi RF, dan disaat yang sama mengurangi dampak ke lingkungan
  • disain yang flexibel, dimana site dikonstruksi untuk mampu beradaptasi dengan teknologi dan kebutuhan radio dimasa yang akan datang

    Share | Save

    Subscribe

11 comments:

urise said...

G22
Yuris Mulya S (13206124)
Hermanto (13206151)

Saya setuju denga opini yang disampaikan oleh G30. Seperti kita ketahui bahwa Indonesia memiliki banyak operator yang sangat memungkinkan adanya banyak BTS yang tersebar di setiap daerah dengan jangkauan yang terbatas. BTS yang ada selama ini mempunyai ukuran yang besar sehingga dalam pengoperasiannya membutuhkan sumber daya yang lumayan besar sehingga konsumsi daya yang dibutuhkan juga besar.

Dengan adanya Flexi Multi Radio BTS, memungkinkan masalah tersebut dapat teratasi dengan baik. BTS ini mempunyai ukuran yang kecil dan konsumsi daya yang lebih rendah. Selain itu jangkauan dari BTS ini mempunyai jangkauan yang lebih besar daripada BTS biasa.

Namun ada satu permasalahan yang mungkin akan dihadapi oleh operator yaitu penggantian BTS lama ke BTS baru ini. Penggantian ini pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit bagi setiap operator. Kami ragu apakah operator-operator di Indonesia akan mengganti BTS nya dengan BTS baru ini mengingat pada saat sekarang para operator di Indonesia sedang gencar berfokus pada konten untuk para end-usernya daripada jaringan coveragenya. Namun jika operator Indonesia mampu melakukan hal tersebut, hal ini pasti akan memberikan wajah baru bagi dunia pertelekomunikasian khususnya Base Station di Indonesia

nda132 said...

G16
Sutinah (13206038)
Frida Kurniasih (13206057)

Menanggapi keraguan G22 terhadap penerapan Flexi Multiradio BTS di Indonesia, kami ingin mengklarifikasi bahwa sebenarnya sudah ada 2 operator di Indonesia yang menggunakan BTS ini
walau mereka belum menggunakan software managementnya. Kedua operator tersebut adalah Telkomsel dan Indosat. Mereka berencana akan merilisnya pada akhir tahun ini.

Penggantian BTS konvensional ke Flexi Multiradio BTS sebenarnya juga tidak memakan biaya yang terlalu besar. Hal ini dikarenakan
Flexi Multiradio ini kompatibel dengan Flexi Base Station yang ada saat ini, sehingga upgrade terhadap lokasi-lokasi BTS yang ada dapat dilakukan.

Penggunaan teknologi multiradio dalam satu BTS juga merupakan solusi penghematan biaya karena kunjungan ke lokasi BTS akan lebih sedikit, logistik akan lebih sederhana, biaya pemeliharaan akan lebih rendah dan kebutuhan akan staf terlatih akan lebih rendah.

Di samping itu, penggunaan kembali lokasi-lokasi BTS GSM untuk WCDMA dan HSPA akan menciptakan penghematan tersendiri, karena
biaya sewa yang lebih rendah dan penggunaan kembali infrastruktur yang ada secara maksimal.

Pemanfaatan Flexi Multiradio BTS ini selain menghemat biaya operasional dan pemeliharaan, juga bisa membuka peluang-peluang bisnis bagi para penyedia layanan. Penerapan Flexi Multiradio BTS ini memungkinkan diterapkannya layanan streaming TV berkualitas High Definition, serta melakukan browsing internet
dan berselancar di dunia maya dengan kecepatan tinggi melalui jaringan LTE.

Semoga para operator di Indonesia bisa segera menerapkan Flexi Multiradio BTS ini.

Terima kasih.

natasiaditha said...

Kelompok 13

Ditha N (13205010)
Roy BVB (13206203)

Kami setuju dengan pendapat G30, Flexi Multi Radio Base Station benar-benar dapat diandalkan untuk menjawab tantangan bagi para operator. Khususnya kemampuan Flexi untuk mengurangi jumlah kunjungan operator ke site untuk melakukan upgrade sistem. Berdasarkan pengalaman kerja praktek di salah satu operator, kami melihat bahwa selama ini untuk sebagian besar upgrade sistem dan troubleshooting, operator harus datang ke site dan ini kurang efisien baik dari segi waktu maupun biaya terutama dikarenakan jarak tempuh antarsite yang cukup jauh. Dengan Flexi, upgrade sistem cukup dilakukan secara software dan ini bisa diremote langsung dari operator.Ditambah lagi teknologi Flexi yang bisa dibilang cukup bandel dapat menurunkan tingkat error yang pastinya akan menurunkan jumlah troubleshooting ke site. Hal ini tentunya akan sangat menguntungkan para operator.

Hmm,, masih bertolak dari pengalaman kerja praktek, kami rasa dimensi Flexi yang cukup portable dapat menjadi kelemahan teknologi ini. Dari pengalaman kerja praktek, kami sering mendapati terjadinya kehilangan perangkat2 di site seperti baterai, kabel, dll. Selama ini BTS tidak turut hilang karena ukurannya yang cukup besar dah berat. Kami khawatir bila Flexi nantinya menggantikan BTS yang ada selama ini, maka nantinya bukan hanya baterai dan kabel2 yang hilang, tetapi juga BTS turut jadi inceran. Terima kasih...

whyand138 said...

G-15
- Ni Wayan Eka A. (13206058)
- Joice F. Yusriani (13206147)

Materi yang diberikan oleh pembicara amat menarik, yaitu mengenai BTS yang kedepannya berukuran semakin compact dan memperhatikan nilai estetika, ramah lingkungan, dan low power.
Hingga saat ini, BTS (Base Tranceiver Station) yang ada di Indonesia adalah tower-tower yang berukuran amat besar dan memerlukan power yang tinggi serta lahan yang luas. Dengan adanya BTS Flexi Multiradio ini, kendala di atas dapat diatasi terutama untuk daerah yang sudah tidak memiliki lahan kosong. Selain itu, BTS Flexi Multiradio ini memudahkan evolusi dari teknologi sebelumnya ke LTE.
Jadi, menurut kami, sebaiknya kedepannya operator-operator di Indonesia menggunakan BTS Flexi Multiradio ini karena BTS ini efisien dari sisi penggunaan lahan, power consumption, ramah lingkungan, dan tenaga manusia untuk pengangkutan BTS. Namun, perlu diperhatikan pula mengenai investasi yang sudah dikeluarkan operator untuk pengadaan BTS konvensional.

Zahara said...

Grup 14:
Zahara Yulianti (13206018)
Nur Inayah Yusuf (13206138)

Kami sependapat dengan opini grup 30. Operator tentu menginginkan BTS yang memiliki kapasitas koneksi yang maksimum. Oleh karena itu, operator selalu berupaya untuk menambah BTS nya agar bisa dijangkau oleh semua masyarakat di seluruh Indonesia. Akan tetapi, permasalahan biaya menjadi hambatan untuk keinginan ini. Oleh karena itu, perlu dicari solusi-solusi untuk mengatasi hambatan ini.

Kami setuju dengan solusi yang ditawarkan oleh NSN, yaitu membangun Flexi Multi Radio Base Station. Kelebihan itu dapat terlihat dari efisiensi integritas perangkat, bisa mendukung teknologi radio, membutuhkan energi yang tidak terlalu besar karena daya yg rendah, serta praktis karena bisa ditempelkan di gedung tinggi tanpa pembangunan tower seperti BTS. Tentunya kelebihan-kelebihan ini bisa mengurangi biaya operasional dari masing-masing operator dengan tetap memberikan koneksi yang stabil dalam penggunaan telepon selular bagi masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.

Terima kasih

Anggita said...

G4
Anggita Hapsari 13206034
Muhammad Tito 13206134

Menurut kami solusi berupa flexi bts yang ditawarkan oleh NSN ini sangat inovatif. Terbayang untuk wilayang yang sudah padat penduduk diperlukan adanya penggusuran jika ingin membangun sebuah bts yang konvensional. Sedangkan dengan perangkat ini tidak diperlukan lahan yang sangat luas. Dengan meletakan flexi bts di atap2 gedung tinggi juga sudah cukup.

Selain itu fungsinya yang multiradio juga pasti sangat menarik perhatian para operator. Bayangkan saja satu BTS dapat digunakan untuk aplikasi GSM, WCDMA, bahkan LTE. Sungguh sebuah penghematan bukan. Opertor pastinya tidak akan menyianyiakan perangkat ini. Tidak heran juga sudah banyak operator bahkan di indonesia yang telah menjadi klien NSN dan menggunakan flexi bts.

Sekian dan terima kasih
Anggita&Totz

ikhsan said...

g28
ikhsan abdusyakur 13206088
yudha irawan 13205004
kami setuju dengan opini yang telah dibuat oleh kelompok g30,
penggunaan flexi multi radio base adalah solusi teknologi yang tepat dalam perkembangan teknologi selular yang telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia

penggunaan ulang infrastruktur BTS adalah bentuk efisiensi baik dari sisi dana maupun sisi daya. Sehingga biaya operasional yang lebih rendah dapat memberikan pelayanan yang lebih kepada konsumen dengan menyajikan tariff yang lebih murah

teknologi ini pun mampu dipersiapkan untuk teknologi teknologi berikutnya yang kemungkinan besar akan terus berkembang, sehingga bisa menjadi sebuah jaminan agar teknologi berikutnya dapat diimplementasikan tanpa adanya kekhawatiran pemborosan.

angelofairwalk said...

Group 21
Angelia Hermawan 13206076
Dito Anggodo 13206109

Kami sangat setuju bahwa Flexi Multiradio BTS merupakan suatu inovasi yg sungguh memberikan dampak positif bagi perkembangan komunikasi selular di Indonesia. Perbedaannya dg BTS konvensional amat signifikan.

Kami harap dg adanya Flexi Multiradio BTS ini, coverage sinyal di seluruh pelosok Indonesia pun semakin meluas, dalam rangka pemerataan pembangunan daerah.

Selain itu, karena sifatnya yg mudah dipasang, mungkin Flexi Multiradio BTS ini bisa digunakan saat event2 tertentu dg trafik tinggi sebagai BTS portable. Misalnya dalam event Lebaran atau Tahun Baru, demi meningkatkan QoS suatu operator.

hmuslims said...

G03
Helmy Muslim S. 13206026
Joko Ari Wibowo 13206205
------------------------

Menurut kami inovasi NSN dengan Flexi Base Station-nya memang pantas mendapat penghargaan Best Network Technology Advance pada GSMA Global Mobile Awards 2009. Ukurannya yang kecil sehingga dapat menghemat space, ramah lingkungan (mengurangi emisi karbon karena hemat daya), pengoperasiannya yang mudah,
kemampuan upgrade dengan cukup menggunakan software sehingga dapat dilakukan tanpa harus datang ke tiap site BTS, dan yang paling penting kemampuan multiradio yang dimilikinya (GSM/EDGE dan WCDMA/HSPA hingga LTE).

Kami berharap dengan banyaknya pilihan yang dimiliki oleh para operator-salah satunya seperti ditawarkan oleh NSN, dalam waktu dekat, akses broadband yang selalu dibunyikan mereka dapat segera dirasakan paling tidak oleh masyarakat di perkotaan dan nantinya dirasakan pula oleh semua masyarakat di Indonesia.

Felix Kristian said...

G20
Felix Kristian Jatmiko (13206149)
Johan Sunaris (13205005)

Flexi Multi Radio Base Station merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi tantangan operator terkait masalah efisiensi. Dengan infrastruktur ini kunjungan ke lokasi BTS berkurang, biaya pemeliharan lebih rendah, dan kebutuhan staf berkurang sehingga mengurangi OPEX. Selain itu Operator-operator dapat menggunakan infrastruktur yang ada kemudian mengupgrade ke teknologi yang lebih luas seperti LTE.

Teknologi ini akan menjadi tren perkembangan infrastruktur telekomunikasi masa depan. Di masa yang akan datang, dengan teknologi ini banyak wilayah yang dapat dijangkau.

Felix Kristian said...
This comment has been removed by the author.