Sunday, April 11, 2010

Leading Change - G4

[Authors: Anggita Hapsari, Muhammad Tito S (G4)]
Kuliah Kapita Selekta 8 April 2010 kemarin diisi oleh Bapak Pambudi H Soenarsihanto. Pada sesi kali ini Pak Pambudi memberikan materi mengenai “Bagaimana kita menghadapi dan memimpin sebuah perubahan”.

Start to learn other things

Menghadapi dan memimpin sebuah perubahan dianggap sangat penting oleh pembicara karena hidup akan terus menerus berubah demikian juga dengan sebuah perusahaan. Kondisi sebuah perusahaan tidak akan steady state di satu tempat, melainkan akan terus berubah seiring dengan berkembangnya kebutuhan pasar dan teknologi. Karena itu jika sebuah perusahaan tidak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi maka perusahaan tersebut dapat dipastikan akan mati pelan-pelan. Dengan demikian kita harus mulai untuk terus mempelajari atau mencoba hal-hal baru, karena hanya dengan itu kita dapat belajar untuk menghadapi sebuah perubahan. Berpindah lapangan pekerjaan, perusahaan atau bahkan Negara dapat menjadi beberapa alternatifnya.

Dalam hal ini pembicara mengangkat Xerox sebagai contoh negative dan Kodak sebagai contoh positifnya. Pada zamannya, Xerox sangat merajalela dengan usaha fotokopinya, akan tetapi mereka tidak dapat mengikuti perkembangan teknologi dimana saat itu teknologi digital mulai menggantikan teknologi analog, sehingga perusahaan itu pun tidak dapat bertahan. Berbeda dengan Kodak, pada awalnya Kodak merupakann sebuah perusahaan yang bergerak dibidang kimia yang kemudian memperluas usahanya dibidang fotografi. Saat teknologi berjalan dari analog ke digital, Kodak berani melakukan perubahan besar-besaran dengan mengganti insinyur-insinyur kimianya dengan insinyur dari bidang keahlian elektro dan informatika, hal ini semata-mata dilakukan untuk mempersiapkan perubahan yang terjadi dari bisnis tersebut. Padahal jika diteliti lebih lanjut, di Jerman serikat pekerjanya dikenal kuat, dan tidak banyak perusahaan yang dapat melakukan perubahan ekstrem seperti itu, tapi jika itu menyangkut kepentingan perusahaan yang lebih besar untu lebih banyak orang, kadang kepentingan individu harus mengalah


Change creates opportunities

Intinya, tiap manusia harus melakukan hal yang berbeda, untuk memotivasi dirinya agar melakukan hal yang lebih baik. Contoh, jika ada seorang yang bekerja di bagian planning selama 7 tahun tanpa ada perubahan, maka dapat dipastikan bahwa inovasi yang dilakukan terhadap pekerjaannya terbatas pada ruang lingkup itu saja. Hal yang berbeda mungkin terjadi jika prang tersebut dipindahkan ke bagian marketing, dimana di bagian itu dia akan seolah-olah “dipaksa”untuk keluar dari zona kenyamanannya, sehingga hal yang baru tersebut akan dapat mengubah cara pandangnya terhadap bagian planning diawal tadi.

Sebagai contoh: Pada olimpiade, bagian atletik, cabang lompat semua atlit pada zaman itu melakukan dengan cara yang sama yaitu dengan badan di depan. Tetapi ada terbosan baru, yaitu seorang atlit dari Meksiko yang menciptakan inovasi baru melalui lompat tetapi dengan badan bagian belakang yang lompat terlebih dahulu. Ya dapat dipastikan, bahwa di awal dia mendapat cibiran dan keraguan dari penonton dan atlit yang lain. Tapi pada akhirnya memang seorang pemenang akan tertawa belakangan, dan itu yang terjadi, dia dapat mencapai bagian yang paling tertinggi pada zaman itu. Bahkan atlit tersebut menjadi trend setter hingga sekarang, dimana gaya yang dipopulerkan oleh dia, digunakan pada cabang tersebut.

Konsep Leadership

Disemua teori mengenai kepemimpinan, hanya ada 3 konsep untuk menjadi seorang pemimpin, yaitu:
  1. Lead your self: Jika ingin memimpin orang lain, pimpinlah dirimu sendiri dulu, karena sesorang akan dihargai orang lain karena dia mampu memberikan tauladan bagi tim nya.
  2. Lead your team: Setelah dia dapat memipin orang lain, maka saat itulah orang akan respek padanya, sehingga dia dapat dengan mudah memimpin tim yang dipimpinnya.
  3. Lead your business: Jika kerjasama sudah mulai terbentuk, dan tiap orang dalam tim tersebut sudah memiliki visi yang sama. Maka langkah selanjutnya lebih mudah, yaitu mengelola bisnia yang dijalankan. Karena tiap orang sudah memiliki pandangan yang sama mengenai arti sebuah sukse dan bagaimana cara mencapainya.

Ketiga konsep tersebut ternyata sama dengan apa yang pepatah diajarkan oleh Ki Hajar Dewantoro yaitu:
  1. Ing ngarso sung tulodo: Artinya didepan memberikan contoh
  2. Ing madya mangun karso: Artinya ditengah ikut serta
  3. Tut wuri handayani: Artinya dibelakang memberikan dorongan.

Secara garis besar apa yang disebutkan oleh Ki Hajar Dewantoro sesuai dengan prinsip leadership. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, jika memang kita ingin sukses.

Change is not about what you know its about what you do

Contoh yang diberikan disini adalah mengenai seorang perokok dan orang yang ingin ber-diet. Seorang perokok tahu bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan, merokok itu akan membahayakan kondisi keuangan mereka, merokok itu bahkan juga dapat membahayakan kesehatan orang-orang sekitar mereka termasuk keluarga. Tapi apa mereka bisa berhenti merokok dengan pengetahuan mereka tersebut? Tidak.

Demikian juga halnya dengan orang yang ingin ber-diet. Mereka tahu bahwa mereka harus menjaga dan mengurangi porsi makan mereka, mereka juga tahu bahwa hal tersebut harus diiringi dengan olahraga. Tapi apa mereka berhasil menurunkan berat badan dengan pengetahuan mereka? Banyak orang yang gagal ber-diet.

Dari dua contoh tersebut masalahnya adalah ketika orang sudah tau bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan dan sesorang menginginkan diet untuk menurunkan berat badannya, ia tidak berencana untuk memulai, dan tetap mengatakan bahwa itu sulit untuk dilakukan, padahal mencoba saja belum, sudah menyerah. Ada seorang filsuf pernah berkata, suatu impian besar yang ingin dicapai di masa depan, harus dimulai dengan satu langkah kecil sekarang.

Banyak orang tahu bahwa perubahan itu penting dan harus dilakukan. Tetapi mengetahuinya saja belum cukup untuk melakukan sebuah perubahan. Yang harus dilakukan adalah mentransformasikannya dari pengetahuan kita ke tindakan kita.

Change takes time

Terkadang perubahan memang harus dilakukan tapi banyak juga orang yang takut untuk melakukannya. Mengapa? Karena perubahan itu sangat sulit. Dari kisah 10 buah perubahan yang berhasil ada minimal 1000 buah perubahan yang Memang ada teori yang memaparkan bagaimana cara kita melakukan perubahan, tapi sayangnya itu tidak akan berguna karena saat melakukan perubahan, sering kali kita berhadapan dengan kondisi-kondisi yang tidak dapat diprediksi serta kondisi-kondisi yang juga berubah.

Dalam sebuah kurva, pembicara menunjukkan bahwa orang-orang yang dapat melakukan perubahan dengan sukses adalah orang-orang yang berkomitmen. Contoh yang diambil oleh pembicara adalah seorang anak yang belajar naik sepeda. Pada awalnya si anak sangat bersemangat untuk melakukan perubahan untuk menjadi bisa mengendarai sepeda saat ia mendapat sepeda baru dari orang tuanya. Tapi seiring latihan yang ia jalani, ia harus mengalami luka-luka karena jatuh dari sepeda, si anak mulai merasa bahwa belajar naik sepeda itu susah. Dari sini sudah dapat diprediksi dua masa depan si anak, menyerah dan tidak bisa naik sepeda atau terus belajar (berkomitmen) dan bisa naik sepeda. Selain komitmen, penting juga untuk tidak pernah menoleh kebelakang. Saat si anak melihat kondisinya dibelakang (saat ia belum belajar sepeda dan tidak terluka-luka) maka kecenderungan si anak akan menyerah untuk mendapatkan kondisi nyaman itu lagi.

Perubahan memang membutuhkan waktu. Seseorang yang melakukan sebuah perubahan terkadang perlu melalui kegagalan yang berkali-kali atau bahkan cemoohan dari orang-orang disekitarnya. Kita tidak akan bisa menikmati cahaya di malam hari jika Thomas Alva Edison tidak melalui itu semua dan bertahan sehingga menemukan lampu. Kita tidak akan bisa berpergian ke negara lain dengan cepat jika Wright bersaudara tidak melalui itu semua dan bertahan sehingga dapat menciptakan pesawat terbang pertama.

Terkadang kita harus berpikir dan bertindak secara berbeda untuk menghadapi sebuah perubahan. Karena itu pada akhir sesi, pembicara menekankan :

Think differently, Act differently
If you do the same thing as other, you will end up getting the same result

Opini

Menarik sekali presentasi dari Pak Pambudi pada sesi ini. Selama ini presentasi diisi dengan pengetahuan-pengetahuan menganai teknologi yang sedang berkembang saat ini. Hal tersebut tentunya juga sangat menarik dan penting untuk kita semua, tetapi presentasi Pak Pambudi ini seperti memberikan hal yang baru dalam kuliah kapita selekta.

Diisi dengan banyak sharing pengalaman-pengalaman dan cerita-cerita yang menarik serta diselingi lelucon-lelucon menyegarkan dari Pak Pambudi membuat kita melihat dunia kerja dari sisi lain yakni sisi diluar teknologi. Pelajaran terpenting yang didapat hari ini adalah...

Mimpi itu sebuah hal yang sangat penting dan akan menentukan jalan hidup kita ke depan...

Mimpi saja tidak cukup, butuh pengetahuan untuk mengetahui cara meraih mimpi itu...

Tapi pengetahuan saja tidak cukup, karena harus segera ditransformasikan ke dalam tindakan...

Dan...

Jangan pernah memimpin suatu bisnis, jika kita tidak bisa memimpin diri tim yang kita pimpin..

Tapi jangan pernah ingin sukses memimpin suatu tim, jika kita tidak bisa memimpin diri sendiri...

Kalo boleh meminjam istilah yang pernah dipopulerkan olah Aa Gym...

Intinya...

Mulai dari diri sendiri...

Mulai dari hal kecil...

Dan Mulai SEKARANG juga!!!

Sukses!!!

    Share | Save

    Subscribe

23 comments:

angelofairwalk said...

Group 21
Angelia Hermawan (13206076)
Dito Anggodo (13206109)

Tema 'leading change' mampu disajikan dg baik. Saat mengikuti kuliah, pengalaman pribadi Pak Pambudi memberi gambaran bagaimana keberanian menghadapi perubahan2. Misalnya, hampir setiap 3 tahun sekali beliau berpindah tempat kerja atau bidang. Hal demikian pastinya tidak mudah. Tetapi yg penting disini adalah bagaimana beliau mampu dg cepat beradaptasi 'memimpin' perubahan tersebut. Kunci utamanya dengan memimpin diri sendiri. Selain itu, dg mengetahui apa yg menjadi tujuan.

Menarik sekali pemberian pandangan bagaimana kita harus berani mengalami perubahan, untuk mendapat semangat baru, bisa berkembang lagi, berinovasi lagi, dsb. Tetapi sebaliknya jika ada sesuatu yg jadi cita2 kita, kita harus mampu mengejarnya habis-habisan.

Aplikasinya di dunia kerja, jika kita bekerja untuk suatu perusahaan, kita harus mengabdi sepenuhnya untuk perusahaan itu. Tetapi kita tidak bisa selalu berharap perusahaan itu bisa mengembangkan karir kita. Tidak ada larangan kita untuk keluar dari pekerjaan.

Inti yg kami peroleh dari tema ini, bagaimana kita sebagai seorang profesional nantinya harus bisa memberi kontribusi positif bagi perusahaan, bukan selalu berharap perusahaan memberi dampak positif bagu kita. Kita harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, menentukan tujuan kita, dan berani mengambil langkah2 untuk mencapainya.

Terima kasih.

ismi_mazaya said...

Hm, bicara tentang mimpi, jadi ingat lagu Nidji Laskar pelangi. "Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia." Jangan pernah takut bermimpi, karena mimpimu akan menuntunmu menuju mimpi itu sendiri. Dan jangan pernah takut berubah (ke arah yang lebih baik tentunya), karena setiap perubahan akan memberikan deposito kebaikan dalam hidup kita.
Believe it! dan perhatikan apa yang terjadi.. (hehe Mario teguh mode ON)

23209019
23209015

shendiary said...

Group 7
Shendiary Aviolanda (13206050)
M. Shiddiq S.H. (13206074)

Menurut kami, tema Leading Change tersampaikan dgn baik pada kuliah umum ini. Terima kasih byk kepada Pak Pambudi yg memberikan ide, pengalaman, dan membuka wawasan kami untuk selalu berpikir berbeda agar dapat memimpin perubahan. "The difference between winners and losers is the ability ro respond the change".

Hal lain yg paling kami ingat adalah ttg bagaimana memvisualisasikan kesuksesan bagi diri kita dan selalu berusaha memberikan performansi kita yg terbaik. seperti kata Rancho pada 3 idiots, "Pursue excellence, and success will follow".

Terima kasih :)

lucky said...

Kelompok B-8
Lucky Andiani (232 09 053)
R. Ali Fikri Mubarak (232 08 005)

"Perubahan itu akan selalu terjadi suka atau tidak. Jadi, jangan pernah takut mengalami suatu perubahan, karena mungkin perubahan itu akan menjadikan diri kita menjadi lebih baik."

“Bagaimana kita menghadapi dan memimpin sebuah perubahan” kuliah kali ini sangat menarik, dapat menjadi motivasi buat kita semua serta membuka wawasan bahwa kesuksesan seseorang dicapai dengan suatu proses kerja keras serta keinginan untuk mau belajar dan maju, dan tentu saja diiringi dengan kekuatan doa dan dukungan orang-orang disekitarnya.

"always change be postive and start from now."

terima kasih.

rizki said...

menarik, topik mengenai leading change kali ini dibawakan oleh seorang praktisi telekomunikasi yang sudah mengalami banyak pengalaman terutama di bidang telekomunikasi.
hal ini akan menjadi masukan yang baik bagi kami, para mahasiswa teknik telekomunikasi yang nantinya , mudah-mudahan, juga akan berkiprah di dunia telekomunikasi profesional.
intinya, jangan pernah menyerah untuk meraih cita-citamu

grup 8
Rizki Primasakti (13206068)
Ngakan Nyoman Gandhi (132060672)

sinung said...

change takes time...perubahan perlu proses/waktu, hal ini kadang yang tidak siap kita hadapi. Dalam setiap perubahan yang kita hadapi, selalu ada tantangan untuk melewati perubahan itu. Proses kadang menyakitkan dan tidak mengenakan, tapi bagaimana kita menyikapinya itu yang penting,apakah kita memilih untuk menyerah ketika menemui kegagalan?atau kita memilih tetap mencoba meskipun kita menemui kegagalan?semuanya kembali kepada diri kita sendiri,pilihan mana yang akan kita ambil tetap maju atau membiarkan diri kita didalam kegagalan. Seperti sebuah ungkapan “Life is like riding a bicycle. To keep your balance you must keep moving”. Jadi tetaplah mencoba dan berharap meskipun segala sesuatunya tampak kacau.

GB4
23209021 Sinung Tegar Pribadyo
23209054 Nana Sutisna

habibur said...

habibur muhaimin (13206131)
beny nugraha (13206017)

berkata

assalamualikum wr wb

Bagi kami, Pak Pambudi sebagai seorang yang sudah teramat sering berhubungan dengan orang, telah menjadi seorang psikolog sekaligus motivator handal.

Pribadinya yang terus ingin belajar menantang kami untuk tidak mau kalah.

Sikap profesional beliau hendaknya tertular kepada kami. Bagaimana beliau bercerita tentang perubahan dan komitmen adalah bagian yang akan kami ingat baik-baik.

dimas said...

menerik sekali, bagaimana mendengar perjalanan karir bapak pambudi.
sayang sekali, pada sesi kemarin kurang diceritakan cerita kegagalan. (kalo kemarin sepertinya cerita kesuksesan bapak pambudi saja).

Dan saya mendapat pelajaran dari sesi kemarin.
Bagaimana kita harus mempunyai target untuk karir kita, dan ketika kita bekerja, harus benar-benar bekerja 100% untuk perusahaan tersebut.

Rizqi said...

Kelompok 10
Rizqi Hersyandika (13206040)
Aldy Pradana (13206079)

Akhirnya kuliah kapita selekta juga menawarkan kuliah yang dapat membantu kita sebagai mahasiswa dalam mengasah keterampilan dan softskill kita. Hal ini sangat menarik bagi kami. Karena kami sebagai mahasiswa, yang sebentar lagi akan lulus dan menghadapi dunia nyata (kerja), perlu mengetahui siasat dan strategi untuk sukses pada dunia kerja.

Semoga hal-hal yang disampaikan oleh Pak Pambudi dapat kami terapkan untuk mencapai kesuksesan khususnya di bidang telekomunikasi.

jfkoernia said...

Kelompok 12:
Jeffrey Kurniawan (13206128)
Tommy Hartanto (13206102)
----------------------------------------

SUPER!!! rasanya kata itu sangat tepat untuk menggambarkan materi "Leading Change" yang dibawakan secara menarik dan sangat baik oleh Bpk. Pambudi.

berbeda seperti kuliah KapSel yang lain, kuliah yang dibawakan oleh Pak Pambudi tersebut tidak bicara soal teknologi tetapi soal diri kita, soal manusia. Pak Pambudi banyak menyampaikan pengalaman pribadinya yang memberikan banyak sekali inspirasi bagi kita bagaimana untuk bisa membuat suatu perubahan besar di kehidupan kita.

sukses adalah mimpi setiap orang. Tapi, definisi sukses itu sendiri akan sangat berbeda-beda. itu tergantung dari apa yang kita mimpikan dan dipengaruhi oleh latar belakang, pendidikan, keluarga, lingkungan, dsb.

namun, sukses hanya bisa dicapai ketika seseorang mampu fokus pada tujuannya. mampu bertahan di situasi-situasi sulit fase kehidupan. mampu bersemangat ketika keadaan membuat kita kecewa. dan yang pasti mampu konsisten.

di sini juga kita belajar dari pengalaman Pak Pambudi dalam memimpin di perusahaan. bagaimana seorang pemimpin harus bersikap, dsb. Hal yang paling diingat dari ilmu kepemimpinan yang disampaikan adalah 3M. Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal kecil, dan Mulai dari sekarang. 3M ini harus secara konsisten dilakukan agar bisa mempengaruhi orang banyak 'berlari' ke satu visi yang sama dan mencapai tujuan.

banyak sekali manfaat dari kuliah seperti ini. karena kuliah seperti inilah yang memberikan kita pengetahuan/pengenalan lebih dalam mengenai kehidupan dan diri kita sendiri. sehingga pada saat nanti, kita dapat mengingat kembali ilmu-ilmu seperti ini untuk diterapkan secara nyata dalam hidup sehari-hari.

ikhsan said...

g28
ikhsan abdusyakur 13206088
yudha irawan 13205004

warna yang berbeda disajikan oleh pak pambudi dalam kuliah kapsel ini, ini memberikan kami gambaran bahwa dalam berbisnis dan perkembangan teknologi tidak akan jauh dengan ilmu kehidupan,

karena teknologi pun diciptakan untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan
dan dimulai dari sekitar kita,

tema leading change memberikan inspirasi bagi kami untuk siap menjadi agen perubahan nantinya, saat ini kami sedang mempersiapkan diri tidak hanya dengan keilmuan kami, tetapi karakter kami sebagai pemimpin nantinya


semoga kami tetap dapat bermimmpi bebaas saat ini, karena manusia tanpa mimpi sama dengan mati

terima kasih

natasiaditha said...

Kelompok 13:

Ditha N (13205010)
Roy BVB (13206203)

Kami setuju dengan opini G4 yaitu bahwa perubahan harus dimulai saat ini dan dari diri sendiri. Salah satu perubahan dapat berasal dari mimpi. Banyak inovasi berawal dari mimpi. Yang penting bukanlah seberapa besar mimpi kita, tetapi seberapa besar usaha yang kita lakukan untuk memperoleh
mimpi tersebut. Apalah arti mimpi jika hanya di saat kita terlelap saja karena berarti tidak ada sesuatu yang terjadi, mimpi hanya menjadi bunga tidur saja.
Selain itu menurut kami perubahan juga dapat diperoleh dari cara berpikir. Cara berpikir yang dapat mendatangkan perubahan adalah "think out of the box".
Cara pikir yang melihat dan menyikapi sesuatu hal dengan cara yang berbeda. Cara berpikir ini perlu ditajamkan oleh kita sebagai
agent of change. Mungkin teman2 masih ingat saat pertama kali kita kuliah di ITB, kita diberikan tanggung jawab baru yaitu sebagai agent of change.
Apalagi melihat keadaan bangsa kita yang saat ini sedang terpuruk, kita diharapkan untuk menjadi agent of change bukan lagi sebagai generasi
penerus keterpurukan bangsa ini. Oleh karena itu mari sama2 kita bermimpi dan berpikir out of the box serta memberikan usaha yang terbaik untuk memberikan
perubahan yang nyata sebagai kontribusi kita untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Terima kasih..

zahara said...

Grup 14
Zahara Yulianti (13206018)
Nur Inayah Yusuf (13206138)

Materi Kuliah kapsel kali ini banyak memberikan wawasan baru terhadap konsep perubahan yang tidak hanya dalam bisnis tetapi dalam kehidupan. Perubahan itu memang perlu apalagi jika berubah ke arah yang lebih baik. Namun sebelum merubah orang lain, mari kita mulai dari diri kita sendiri, setidaknya merubah kebiasaan buruk kita seperti telat masuk kuliah
Kapsel karena sesuatu yang tidak penting.

Dalam usaha melakukan perubahan tersebut tentunya ada masa-masa sulit yang akan dihadapi dan untuk menjadi seorang winner kita harus berjuang melewatinya serta mencari pemecahannya demi mencapai mimpi kita. Yah, badai pasti berlalu, tetapi hanya seorang winner-lah yang selamat melewatinya ^-^

Terima kasih

risyad17 said...

G5:
Arya Zaenal Risyad (13206054)
Fikri Ramadhan (13206191)

Tema Leading Change disertai dengan sharing pengalaman-pengalaman pribadi Pak Pambudi mengenai keberaniannya menghadapi perubahan sungguh menarik dan inspiratif untuk disimak. Membuat pikiran kami terbuka, bahwa seseorang haruslah senang mempelajari hal-hal yang belum ia ketahui karena kebiasaan tersebut tentunya akan membuat kita siap untuk suatu perubahan jika sudah waktunya, dalam arti perubahan yang positif.

Bahwa mengetahui apa yang harus kita ubah saja belum cukup untuk melakukan sebuah perubahan. Yang harus dilakukan adalah mentransformasikannya dari pengetahuan kita ke tindakan kita, walaupun tentunya setiap perubahan membutuhkan waktu.

Terima kasih.

Mr. Black said...

G26: Tubagus Damar A 13206036
Sepanya Pasaribu 13206150

Menurut kami, kuliah yang disampaikan pak Pambudi menyuguhkan sesuatu yang baru jika dibandingkan dengan kuliah sebelumnya. Dari kuliah ini kami dapat mengetahui bahwa dalam perkembangan dunia teknologi, yang sebenarnya bisa dikatakan mencakup segala bidang, bahwa permasalahan utama bukanlah terletak pada teknologi tersebut, akan tetapi terletak pada kemampuan dari setiap individu yang bergerak dalam bidang ini untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi tersebut. Dibutuhkan keuletan, kesiapan, dan tanggap dalam mengetahui inti permasalahan dan dapat mencari solusi merupakan hal-hal yang diperlukan supaya bisa survive dalam perkembangan dunia teknologi saat ini, jika tidak dapat menanggapi perubahaan ini, hanya kegagalan yang menunggu.

Kuliah ini memberikan motivasi tersendiri bagi kami supaya tidak takut dalam menghadapi perubahan dan dapat sedini mungkin untuk membenahi diri untuk perubahan yang akan terjadi di masa yang akan datang. Dan poin utama yang dapat kami dapatkan dari kuliah ini adalah berani untuk berubah dan "dare to be different"..

Terima Kasih...

Irvan said...

kelompok 17
Ananto Eka P 13206008
Irvan Supradana 13206130

Salut buat tema kuliah kapsel kali ini. Sangatlah benar untuk mencapai sebuah mimpi dan kesuksesan kita harus mau mengikuti perubahan. Tentunya perubahan yang positif. Apalagi jika mimpi itu harus ditempuh sampai ke luar negeri. Kan ada hadistnya "tuntutlah ilmu sampai negeri Cina". Tapi yang perlu diwas2 oleh generasi muda sekarang ini adalah mengenai nasionalisme mereka. Gak pa2 cari kerja, cari ilmu sampai jauh2 ke luar negeri, tapi ingat kita mempunyai tanggung jawab untuk membangun kembali negeri kita, jangan sampai betah di negeri orang apalagi pindah warga negara. Menurut saya itu bukan suatu raihan mimpi yang sukses malah suatu contoh yang munafik. Ayo teman2 kita bangun dan kita mimpikan Indonesia 20 tahun yang akan datang. Eh kelamaan ding...10 tahun ajahhhhhhhh

Aryo said...

G11:
Arief Saksono 13206022
Aryo Wicaksono 13206115

Kuliah kapita selekta yang sangat menarik menurut kami dari Bapak Pambudi Soenarsihanto. Dalam 2 jam kuliah tersebut, Pak Pambudi secara jelas memaparkan pandangan beliau mengenai apa yang disebut perubahan, dan bagaimana kiat menghadapinya.
Kami sangat setuju dengan apa yang telah disampaikan oleh Pak Pambudi. Penjelasan beliau sangat masuk akal, mudah diterima, dan applicable, walaupun tidak gampang melakukan hal tersebut.
Dalam pandangan kami, perubahan merupakan suatu hal yang mutlak terjadi di segala bidang, tidak terkecuali dalam dunia telekomunikasi. Sekarang yang menjadi penting adalah bagaimana kita menyiasati perubahan tersebut secara kreatif dan inovatif demi kemajuan bangsa Indonesia.

"It is not the strongest of the species that survives, nor the most intelligent that survives. It is the one that is the most adaptable to change" -Charles Darwin

China sudah, India akan, Indonesia?
Tugas kita untuk menjawabnya..
Terima Kasih

Andromeda said...

G18
Niki Adytia P (13206077)
Deon Arinaldo (13206199)

Dalam kuliah ini, salah satu hal yang dapat diambil adalah kita harus selalu mengoptimalkan kemampuan belajar sehingga kita bisa survive dalam mengikuti perubahan dunia yang cepat, salah satunya di bidang IT yang perkembangannya cukup signifikan dalam dekade terakhir ini. Oleh karena itu, untuk sukses kita tidak boleh puas dengan pencapaian yang sudah didapat, tetapi harus mau memanfaatkan kemampuan belajar kita sehingga kita bisa beradaptasi terhadap perubahan-perubahan tersebut.

nda132 said...

Kami sepakat bahwa perubahan itu penting. Kesiapan menghadapi suatu perubahan sangat penting bagi individu, perusahaan bahkan negara. Kita dapat mengambil contoh ketidaksiapan Indonesia dalam menghadapi ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA) di awal tahun 2010. Masyarakat melakukan aksi demo serta beberapa aksi penolakan untuk menyampaikan ketidaksetujuannya dengan penerapan ACFTA ini. Semua ini karena mereka merasa tidak siap. Padahal ACFTA sendiri telah dicetuskan pada tahun 2001. Namun, apa yang dilakukan pemerintah selama hampir 10 tahun ini?mengapa ternyata masyarakat masih belum merasa siap menghadapi ACFTA ini?
Hal ini berbeda dengan negara lain. Mereka berlomba membangun infrastruktur, listrik, memberikan ruang buat investor dan sebagainya untuk menghadapi ACFTA. Kesiapan mereka dalam menghadapi ACFTA memberikan efek yang positif bagi negara mereka.
Selain itu kita dapat melihat bagaimana kesiapan Indonesia dalam dunia telekomunikasi yang selalu berubah dengan cepatnya. Dalam hal WiMax, keterlambatan penetapan regulasi WiMax oleh pemerintah Indonesia, menjadi kendala utama dalam pengembangannya untuk menuju ke standar 16e. Regulasi yang mengacu pada standar 16d baru ditetapkan tahun ini meski pembahasan dan konsultasi publiknya sudah ada sejak 2006. Hal ini dapat berdampak besar bagi negara ini.
Ya, mungkin dengan penerapan 3 hal sederhana di atas yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang, dan mulai dari hal yang kecil, Indonesia akan lebih baik ke depannya.

nda132 said...

Komentar di atas ditulis oleh

G16
Sutinah (13206038)
Frida Kurniasih (13206057)

Oryza said...

Materi yang disampaikan pada kuliah kali ini sangat baik sekali terutama untuk anak-anak teknik seperti kita.

Tidak dapat dipungkiri, kita terkadang menjadi fanatik dengan suatu jenis teknologi tertentu dan jarang sekali untuk berpikir lebih jauh. Kita berpikir bahwa teknologi tertentu sudah sangan baik dan hanya perlu beberapa pengembangan ke depannya. Padahal tidak jarang teknologi telekomunikasi yang dianggap mapan sekarang dapat berubah total menjadi sesuatu yang tidak kita bayangkan.

Contoh yang dibawakan pada kuliah ini mengenai Bapak penjual kain (kisah Pak Tun kalau tidak salah) sangat menginspirasi kami. Bapak ini menolak untuk mengganti jenis usaha dan terus bersikeras tetap berjualan kain sehingga pada akhirnya usahanya bangkrut. Hal yang demikian juga terjadi di dunia industri telekomunikasi kita. Contohny saja tentang layanan voice melalui telepon seluler sekarang menuju ke layanan yang dibeikan cuma-cuma. Dengan demikian, harus dicari alternatif pemasukan lain bagi operator misalnya.

Satu hal yang pasti di dalam dunia industri telekomunikasi (seperti di industri lainnya pula)adalah ketidakpastian. Semua butuh perubahan, dengan demikian, kemampuan kita menghadapi perubahan itulah yang sangat penting.

Terima kasih.

Kelompok 09:
Oryza Nicodemus Tarigan (13206075)
Nana Mulyana (13206166)

priambada said...

G27
Iman Firmansyah 13206133
Priambada Aryaguna 13206170

Sesi kuliah yang satu ini benar2 mantab, terus terang saya suka dengan bagaimana Pak Pambudi membawakan kuliah tamu ini, diselingi joke segar (mirip es jeruk pas lagi panas2nya di siang hari).
Dalam kuliah ini, Pak Pambudi mengajarkan bagaimana kita harus mau berubah sebagai salah satu bentuk adaptasi terhadap pergeseran zaman ke arah lebih maju. Kalo kita tidak berubah lambat laun kita akan tersingkir oleh mereka yang mampu berubah dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Satu hal yang menurut kami sangat menarik adalah cara beliau dalam menemukan motivasi dan semangat baru, yaitu berganti bidang yang digeluti belau setiap tiga tahun sekali. Itu sesuatu yang wah menurut kami. Sepertinya bisa dijadikan panutan jika ingin mencoba hidup lebih berwarna (tidak monoton). Sukses selalu untuk Pak Pambudi =)

Haryo said...

G31

Haryo Septoria Prabowo (13206033)
Wibisana Jaka Sembada (13206089)
=================================

Ada banyak teori organisasi dalam hal pengembangan sumber daya manusianya. Salah satunya mengenai "zone of comfort" seseorang. Seseorang memang akan merasa nyaman ketika bekerja pada bidang yang sesuai dengan minat dan keahliannya yang telah dimiliki sejak lama. Bagaimana jika dia tiba-tiba dikeluarkan dari "zone of comfort" tersebut?Menurut kami, ada 2 kemungkinan yang bisa saja terjadi. Kemungkinan pertama yaitu karyawan tersebut akan kesulitan dengan "dunia" barunya dan dia terkesan membatasi dirinya, cenderung menganggap dirinya sudah penuh terisi sebelumnya sehingga pengisian selanjutnya hanya akan mengakibatkan terjadinya penumpahan "ilmu" dengan level yang tak terduga ke arah yang tidak diinginkan.
Kemungkinan ke dua, sang karyawan merasa tertantang dan dia pun cepat beradaptasi menyesuaikan dengan lingkungan barunya seraya belajar hal dan ilmu baru.
Jadi, tingkat adaptasi yang baik dan kesiapan menghadapi kondisi masa depan yang relatif berubah semakin cepat bisa menjadi faktor yang signifikan terhapat perubahan dalam diri kita dan organisasi tempat kita bernaung.