Sunday, April 11, 2010

Leading Change - G1

[Authors: Febryansyah Djatu Rachman, Adhipta Semidang Putra (G1)]
Q : Seberap pentingkah loyalitas pegawai bagi perusahaan?

A : sangat penting. Tetapi loyalitas yang dimaksud adalah berkontribusi maksimum, bukan hanya bekerja dalam jangka waktu lama tanpa performa yang maksimum. Loyalitas jug jangan sampai menghambat tujuan atau cita-cita kita di perusahaan, jika perusahaan sudah tidak bisa memenuhi cita-cita atau tujuan kita, maka tidak ada salahnya berpindah perkerjaan atau bahkan perusahaan.

Q : Pekerjaan Bapak yang berpindah-pindah, pakah pengaruhnya bagi anak-anak bapak?

A : sangat berpengaruh, karena mereka harus selalu mencari teman baru lagi. Setiap anak-anak saya sudah mulai memiliki teman-teman, perpindahan daerah kerja membuat mereka harus meninggalkan teman-temannya. Anak-anak saya masih dapat berhubungan dengan temannya melalui jaringan sosial atau pertemanan seperti facebook atau twitter

Q : Kenapa bapak pindah ke Indonesia (Telkomsel)?

A : Karena nasionalis, hanya Telkomsel saja operator seluler yang mesih dimiliki oleh orang indonesia. Setiap hari seratus milyar (biaya totatl rakyat indonesia untuk membeli pulsa) mengalir ke kantong pihak asing, sangat disayangkan. Saya ingin merubah Indonesia pelan-pelan.

Q : Apa yang Bapak pelajari dari (penduduk) Cina?

A : Bekerja keras. Orang-orang cina adalah pekerja keras, banyak dari mereka yang memiliki pandangan luas ke depan, tidak hanya untuk saat ini. Seperti contohnya pada bagian pengembangan dan penelitian di HUAWEI. Para peneliti kebanyakan anak-anak muda (mahasiswa) yang tidak dibayar. Tetapi mreka dijanjikan setelah 3 tahunb bekerja akan dikirim ke amerika untuk menjadi insinyur atau peneliti di sana.

Q : Kapan kita harus menyudahi/menutup suatu usaha (contoh : penjualan produk)?

A : liat keadaan pasar, dan prediksi keadaan pasar selanjutnya. Apakah akan menguntungkan produk atau malah akan merugikan. Memang beresiko, tetapi itulah bisnis. Kita harus berani memprediksi ke depan dan mengambil keputusan.

Q : Bagaimana cara memprediksi bisnis apa atau apakah suatu bisnis akan sukses ke depannya?

A : Tidak ada caranya, yang ada hanyalah mempelajari keadaan pasar. Sebagai contoh AQUA, pada awalnya aqua tidak diminati olah masyarakat umum, tetapi kemudian harganya dinaikkan agar dapat masuk ke kalangan atas. Keadaan seperti itu lah yang membuat aqua laku seperti sekarang. Contoh lainnya adalah Iphone dan Blackberry, awalnya penjualan iphone dan blackberry tidak selaku sekarang, malah penjualannya dilemparkan ke berbagai pihak. Tetapi sekarang iphone dan blackberry laku keras. Semua itu hanya masalah timing, bukan masalah harga. Di dalam bisnis jika ingin sukses harus berani ambil resiko, dan mempelajari pasar karena timing bergantung pada keadaan pasar. Dalam bisnis tidak ada teknin yang sempurna.

Q : Apa yang harus dilakukan agar bisnis maju?

A : Do or die. Jika kita tidak berubah maka bisnis kita akan mati.

Q : Bagaimana cara agar pelanggan telkomsel ttap banyak, dan bagai mana caranya agar bisnis operator seluler tetap maju.

A : Pertama technology Shifting, sekarang sedang marak perpindahan teknologi dari suara ke data. Penelitian haru sterus di lakukan agar dapat memenuhi permintaan pasar. Kedua, diversikasi bisnis, terkait dengan yang pertama, harus ada banyak usaha yang dilakukan, jangan hanya mengandalkan transmisi voice saja, manfaatkan segala peluang yang ada, seperti internet, dan lain-lain. Ketiga, mengikat pelanggan, cara terbaik untuk mengikat pelanggan adalah dengan “membundle (menyatukan) produk “.

Q : Kenapa Jepang bisa maju?

A : Orang jepang selalu belajar sesuatu yang baru, dan mengerjakan hal yang berbeda. Ada tiga tahaoan dalam bekerja, learning, performing, dan developing.

Q : Kenapa kebanyakan orang jepang hanya mengabdi pada satu perusahaan saja?

A : Kebudayaan oprang jepang beda dengan di barat. Di barat individu dinilai berdasarkan performa, dan diperlakukan secara adil berdasarkan kontribusinya masing2. Jika dianggap kurang atau malah merugikan maka akan langsung di pecat.

Q : Bagai mana cara memulai karir di telkomsel?

A : ada 3 cara, dengan melamar, head hunter, dan networking.

Q : adakah jalur untuk tenaga ahli di telkomsel?

A : ada, sedang kami coba baru-baru ini. Kerja manager dengan expert sanga berbeda satu sama lain. Bahkan ada kemungkinan gaji seorang expert engineer lebih besar dari pada manager atau bahkan VP. Hal ini dilakukan untuk mengikat tenaga ahli tersebut, karena tidak banyak orang yang memiliki kemampuan seperti itu.

Q : Bagaimana enterpreneur bisa melihat peluang? Apakah mungkin bekerja sambil mengembangkan bisnis?

A : bisa melihat peluang dengan mempelajari pasar, dan berani mengambil resiko. Karena menjadi enterpreneur sanga beresiko. Mungkin, tetapi sangat berbahaya, karena kepentingan pribadi dan perusahaan dapat saling bergesekan.

Q : Dalam 3 tahun dirotasi bagaimana bisa menjadi sesuatu yang lebih baik? Bukannya hanya akan mempersulit karena harus belajar ulang?

A : jika kita tidak belajar, atau melakukan sesuatu yang baru maka kita tidak akan bisa berkembang. Seorang yang akan memimpin orang lainnya harus mengetahui segala bidan gyang dia bawahi, karena kesuksesan organisasi bukan berdasarkan kesuksesan individu.

Q : Bagaimana eksgternal faktor dalam lingkungan kerja?

A : sangat banyak gangguan dari luar. Ada dua tipe lingkungan, circle of influence, dan circle of concern.

Q : Apa kelebihan bangsa indonesia? Bagaimana cara merubah indonesia?

A : kerja sama dan rasa kekeluargaannya tinggi. Tetapi kedau hal tersebut juga yang bisa menghambat kesuksesan. Jika kita tidak menilai orang berdasarkan performanya, tetapi berdasarkan kedekatan pribadi, maka akan merugikan suatu kelompok. Karena dalam keadaan itu definisi benar dan salah sudah tidak jelas lagi, karena tertutup rasa kekeluargaan yang tinggi tadi. Jika tidak kita kelola dan pergunakan dengan baik, maka kelebihan akan menjadi kekurangan. Dapat dirubah dengan memulai merubah hal yang paling kecil dulu, yaitu diri kita sendiri. Dimulai dengan memberi contoh yang baik ke orang lain.

Q : Bagaimana pandangan bapak terhadap kesuksesan dan kegagalan kelompok, jika suatu kelompok sukses maka akan dianggap sebagai kesuskesan individu ( anggotanya), sedangkan jika gagal kesalahan akan ditumpahkan ke pemimpin.

A : itulah seorang pemimpin, pemimpin merupakan orang yang bekerja di belakang layar, bukan orang yang egois. Seorang pemimpin tidak menggapai kesuksesan melalui dirinya sendiri, tetapi melalui orang lain, melalui orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin harus bertanggung jawab, mau memberikan tempat bagi yang lain.

Opini

Menurut kami sesi kuliah umum kemarin sangat menarik. karena membahas bagaimana agar sukses di dunia kerja. Pak Pambudi selaku pambicara juga banyak memberikan nasehat-nasehat dan pengetahuan-pengetahuan baru di luar bidang akademik.

Pak pambudi juga mengajarka bagai mana kita harus memiliki tujuan dalam hidup. karena dengan tujuan hidup itu lah kita jadi tahu apa yang harus kita lakukan di dalam hidup kita. kita juga harus selalu belajar dengan hal-hal yang baru, melakukan hal baru, dan selalu mengembangkan diri kita menjadi lebih baik.

untuk melakukan perubahan di indonesia sangatlah sulit. karena seperti yang telah disampaika, perubahan harus dimulai dari dalam diri sendiri dulu, harus dimulai dari yang kecil, seperti kita memberi contoh pada orang lain. jika hanya segelintir orang ssaja yang ingin melakukan perubahan, tanda didukung orang lain, perubahan yang diinginkan akan sulit terjadi, jadi jika ingin membuat indonesia lebih baik, harus dilakukan bersama dan mulai ditanamkan dari sekarang rasa cinta tanah air pada diri kita masing-masing.

    Share | Save

    Subscribe

10 comments:

Peter said...

Group 23
Peter Hamonangan L Tobing (13206092)
Hefrizal Septi Ferdinand (13206118)

Wah kuliah kemaren seperti penyegaran iman :p. Hehe. Jarang-jarang kita dapet kuliah umum tentang softskill seperti yang dibawakan Bapak Pambudi H. Soenarsihanto. Biasanya kita yang selalu dapet kuliah 'hardcore' seperti kata Pak Andriyan, sekarang mendapat kesempatan berbagi pengalaman dengan Bpk. Pambudi.

Kisah-kisah Pak Pambudi sangat inspiratif. Semoga ini bisa memotivasi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi di segala hal.

angelofairwalk said...

Group 21
Angelia Hermawan (13206076)
Dito Anggodo (13206109)

Kuliah dari Pak Pambudi ini memberikan cara pandang yg menarik. Memotivasi audiens untuk menjadi profesional yg memiliki loyalitas tinggi, sekaligus berani dan pintar mengambil langkah untuk mencapai cita2.

Kami sangat setuju segala perubahan harus dimulai dari dalam ke luar, dari diri sendiri ke lingkungan sekitar.

Yg menarik pula pada pertanyaan : Apa yg dilakukan agar bisnis maju? Beliau menjawab : Do or die.
Jadi memang ada risiko yg harus dipertaruhkan demi mencapai sesuatu dan kita harus habis2an mencapainya. Namun, dalam bertindak mencapainya harus dg cara yg pintar dan tahu apa batasannya.

whyand138 said...

G-15
- Ni Wayan Eka A. (13206058)
- Joice F. Yusriani (13206147)
Kuliah ini memberikan motivasi bagi kami untuk senantiasa berinovasi. Apabila kita ingin maju, kita harus berani membuat sesuatu yang berbeda (dalam hal positif tentunya), selain itu dibutuhkan suatu motivasi yang dapat memacu kinerja kita.
Kami senang bisa mendengar pengalaman dari pembicara, hal tersebut memacu kami untuk berusaha dengan lebih baik. Saran kedepannya, jika memungkinkan agar kuliah-kuliah "pemberi motivasi" seperti ini diadakan lagi.

dimas said...

sayang sekali pada kesempatan kemarin saya belum sempat menanyakan. Kenapa kok telkomsel flash akhir-akhir ini sangat lambat sekali. Padahal, dengan market share 50% seharusnya telkomsel lebih meningkatkan pelayanannya kepada pelanggan. Coba dibandingkan dengan produk sejenis yang menawarkan paket internet unlimited seperti IM2 dengan broomnya, atau SMART yang menawarkan teklologi CDMA terbaru.
Padahal, pada waktu awal-awal dulu, telkomsel flash sangat cepat.

firmanegotistic said...

G32
Firman Azhari - 13206045
Mangasi Napitupulu - 13206143

Kuliah pak Pambudi sangat menarik! Membuka wawasan kami tentang bagaimana menjadi seorang profesional dengan karir gemilang. Prinsip 3 tahun (belajar,perform,siap2 untuk berubah) sepertinya layak untuk diaplikasikan karena disana akan hadir tenggat waktu. Banyak orang mengeluh dengan pekerjaannya karena memang tidak ada tujuan yang jelas dan tidak ada tenggat waktu, beda dengan saat kuliah yang sangat familiar dengan deadline sehingga orang berlomba-lomba untuk perform sebagai yang terbaik.

zahara said...

Grup 14
Zahara Yulianti (13206018)
Nur Inayah Yusuf (13206138)

Kami sangat sepakat dengan pendapat teman-teman bahwa kuliah motivasi dan pengembangan diri yang dibawakan P Pambudi sangat menarik dan inspiratif. Cukup banyak pencerahan yang kami dapatkan yang dapat membantu dalam mengembangkan kepribadian kami ke arah yang lebih baik dalam mencapai tujuan hidup. Salah
satunya adalah dengan memvisualisasikan sukses yang akan dicapai tersebut seperti apa sehingga setiap kali kita down maka kita akan menemukan motivasi kembali untuk menyelesaikan target awal.

Terima Kasih.

dbuz2006 said...

Sama seperti komentar teman-teman sebelumnya, kami juga berpendapat bahwa kuliah tamu yang dibawakan oleh Pak Pambudi kemarin sangat menarik dan inspiratif. Kuliah kemarin cukup membuka wawasan kami mengenai cara pandang kami terhadap dunia kerja, dan juga terhadap cara kami memandang kehidupan ini. Hal yang cukup menarik untuk dibahas adalah kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Dengan kekurangan yang disebutkan oleh Pak Pambudi kemarin cukup beralasan mengapa bangsa Indonesia kurang bisa menyelesaikan masalah-masalah yang kerapkali muncul. Salah satu contoh real-nya adalah kasus manipulasi pajak yang sedang marak akhir-akhir ini. Kasus ini cukup mewakili mental "segalanya ingin instan" yang dimiliki oleh sebagian bangsa Indonesia, yang sangat disayangkan padahal mereka berkecimpung di lembaga nasional yang seharusnya melayani masyarakat.
Hal menarik lain adalah mengenai berani untuk berubah. Kami juga sangat setuju dengan pernyataan ini, karena sebagai negara berkembang dan juga teknologi di negara ini sedang berkembang dengan pesat, kita tidak bisa berpegang pada satu pegangan saja. Seperti contohnya PT Telkomsel yang mulai membuka layanan-layanan baru seperti ringbacktone, download musik berbayar lewat ponsel, mereka melakukan perubahan-perubahan tersebut untuk mengantisipasi kestagnanan dalam bidang layanan panggilan seluler dan telepon rumah.

Susiana Ekasari & Muhamad Nur Hidayat (G29)

aryo said...

G24
Aryo Pambudi - 13206053
Christ Marcel - 13206167

Kuliah kapita selekta kali ini memang berbeda dengan kuliah-kuliah sebelumnya, oleh karena itu saya sangat mengerti dan setuju dengan pendapat teman-teman yang mengatakan bahwa kuliah kaki ini sangat menarik.
Pa Pambudi menjelaskan kepada kita lebih kepada hal-hal non teknis yang sangat kita butuhkan sebagai bekal kita untuk terjun ke dunia kerja nanti. Perkataan Pa Pambudi memang cukup memotivasi kami untuk bekerja lebih giat dan selalu siap untuk berubah menghadapi perubahan dan tantangan yang akan terjadi.
Satu hal yang masih mengganjal di pikiran saya, yaitu ketika Pa Pambudi memutuskan untuk membawa anak-anak berpindah-pindah tempat tinggal dimana menurut saya anak yang sedang berkembang pola pikir mereka belum stabil dan alangkah baiknya apabila mereka tinggal di lingkungan yang stabil, tapi tentu saja ada juga kepentingan melanjutkan karier Pa Pambudi yang tentu saja demi kesejahteraan keluarga juga. Mungkin itu akan menjadi dilema yang sangat berat apabila saya ada di posisi Pa Pambudi.

risyad17 said...

G5:
Arya Zaenal Risyad (13206054)
Fikri Ramadhan (13206191)

Sesi tanya jawab dengan Pak Pambudi benar-benar menginspirasi dan memperbaiki cara pandang kami sebelumnya.

Dari pengalaman beliau mengenai sifat dan etos kerja orang Jepang, Cina dan Barat, kami menangkap bahwa karakteristik orang di suatu negara juga akan menentukan maju tidaknya negara tersebut.

Dan sekali lagi Pak Pambudi menekankan bahwa kemauan untuk mempelajari hal baru, beradapatasi dengan lingkungan baru, dan keberaniaan untuk menghadapi perubahan adalah wajib untuk orang yang ingin sukses terutama dalam bisnis.

Semoga yang didapat di kuliah ini bisa memotivasi kami semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi di segala hal.

terima kasih.

Johan said...

Kel 20:
Johan Sunaris -13205005
Felix Jatmiko - 13206149

Kuliah umum kali ini sangatlah menarik. Pak Pambudi dapat memberikan sharing yang sangat bermanfaat bagi kita semua dan sangat inspiratif.

Beliau bukan bercerita mengenai masalah teknis telekomunikasi, namun beliau memberikan sesuatu yang lebih bagi kita semua, yaitu ilmu hidup. Bagaimana seseorang dapat memotivasi dirinya, menvisualisasikan kesuksesannya dan akhirnya menggapai kesuksesan itu sendiri.

Hal yang patut menjadi poin utama dalam kuliah tamu ini adalah determinasi dan semangat pantang menyerah disertai dengan sikap yang baik.

Selain itu, Pak Pambudi memberikan gambaran mengenai sikap mental bangsa Indonesia yang begitu kekeluargaan yang dapat menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi hal sifat kekeluargaan sangatlah mulia, namun di sisi lain janganlah dapat membenarkan pembenaran sepihak tanpa melihat faktanya dan bersifat subjektif semata.