Friday, February 12, 2010

WiBro Cross-Layer Simulator



[Author: Nana Sutisna] Fokus bahasan: framework untuk mensimulasikan protokol cross-layer PHYMAC pada sistem OFDMA. Tujuan implementasi simulator ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dala desain cross layer protocol, seperti scheduling, resource allocation, menentukan ukuran PDU, dll.

Beberapa operasi cross-layer yang disimulasikan dalam sistem ini antara lain :
  1. Uplink Control Channel, yang digunakan untuk bertukar informasi (exchange) cross layer, seperti informasi physical channel dan ACK
  2. Cross layer adaption untuk resource allocation yang efisien
  3. Cross-layer untuk CQI Feedback
  4. Cross-layer protocol untuk HARQ

Simulator yang didesain mensimulasikan kinerja MAC pada PHY yang disederhanakan. Parameter yang digunakan adalah sebagai berikut :
  • System Bandwidth 9MHz
  • FFT Size 1024
  • TDD Frame structure
  • Frame Duration 5 ms

Sedangkan untuk level MAC, sistem ini mensimulaiskan proses-proses berikut :
  • Upper layer, yang dimodelkan sebagai link-layer traffiec generator, yang mengenerate VoIP, video streaming, FTP dan HTTP traffic
  • CS Protocol
  • MAC layer yang terdiri dari MAC PDU, scheduler, MAC management, dll

Arsitektur simulasi MAC ditunjukkan pada gambar berikut.

Performance yang dapat dianalisis dalam simulator ini, antara lain cell throughput, packet transmission delay. Dengan menggunakan simulator ini maka beberapa proses dapat diperhitungkan ketika implementasi sistem yang sebenarnnya, sehingga dapat meningkatkan throughput cell sebesar 25-65 %

Design and Implementation of a Simulator Based on a Cross-layer Protocol between MAC anb PHY layers in a WiBro Compatible IEEE802.16e OFDMA System

    Share | Save

    Subscribe

1 comment:

Calculus said...

ide dari simulator ini sangat menarik. konsep simulator seperti ini dapat menghemat waktu pengembangan produk dengan menguji konsep-konsep yang akan diterapkan di simulator terlebih dahulu. hasil simulasi yang ditampilkan pun termasuk lengkap, hingga kita dapat melihat dampak perubahan algoritma pada layer MAC di sisi throughput yang akan dirasakan pengguna. namun, ada beberapa yang ingin saya tanyakan/tanggapi.

(1) bagaimana keterkaitan simulator ini dengan penghematan daya ? standard 802.16e mensyaratkan penghematan daya bagi perangkat bergerak yang diatur dari sisi MAC. di sisi physical, perubahan yang dilakukan untuk mendukung mode penghematan daya adalah sangat minimal.

(2) ada tantangan tersendiri ketika menguji suatu algoritma untuk MAC di simulator dan mem-portingnya ke sisi hardware. algoritma yang diuji di simulator mungkin memiliki performa yang baik. tetapi simulator di pc/server memiliki keunggulan di sisi komputasi dan memori yang boleh dibilang tidak terbatas ketika dibandingkan dengan mikroprosesor yang digunakan pada hardware nantinya. bagaimana strategi yang optimal ketika menerapkan algoritma di simulator dan memasukkannya ke mikroprosesor nantinya.

(3) apakah simulator mampu menerapkan pembedaan QoS dari sekian banyak pengguna yang disimulasikan. jika simulator tersebut dapat mensimulasikan QoS yang berbeda-beda secara sekaligus, tentu hal ini sangat menarik bagi pengembang di layer physical, MAC, dan juga network integrator.

(4) salah satu jenis cross layer yang dapat disimulasikan adalah HARQ. HARQ pada standar 802.16e terikat pada channel coding. apakah ada kemungkinan simulator tersebut juga mensimulasikan channel coding ?

--23208306--

Post a Comment