Thursday, February 11, 2010

Many-to-Many Traffic Grooming in WDM Mesh Networks

[Author: Ulil Surtia Zulpratita] Ada tiga tipe topologi yang berbeda pada Wavelength Division Multiplexing (WDM), yaitu: point-to-point, optical ring, dan optical mesh. Konfigurasi mesh lebih fleksibel dibandingkan opsi lainnya. Topologi Mesh adalah topologi yang didesain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak. Komponen utama dalam jaringan optical mesh, adalah Optical Cross Connect (OXC) yang terkoneksi melalui link WDM dan membentuk topologi yang terpisah. Sebuah OXC dapat berupa switching elekronik atau all-optical. Switch ini juga mendukung komunikasi multicast (one to many). Teknologi ini sangat bermanfaat karena mendukung aplikasi-aplikasi yang membutuhkan bandwidth yang besar seperti IPTV.

Saat ini, sejumlah besar aplikasi jaringan memperbolehkan beberapa user untuk berinteraksi bersama menggunakan mode layanan many-to-many. Dalam komunikasi many-to-many, yang juga mengacu sebagai suatu grup komunikasi, tiap sesi terdiri atas satu grup users (members), dimana tiap member mentransmisikan trafik masing-masing ke seluruh member lainnya di suatu grup yang sama. Dalam paper ini, penulis menanggapi masalah many-to-many traffic grooming dalam WDM mesh network. Pada masalah ini, diberikan satu set sesi many-to-many requests, dengan kebutuhan trafik yang berbeda-beda untuk tiap request-nya. Tujuannya adalah, untuk menentukan sesi dengan minimum network cost pada jaringan WDM. Biaya pada suatu jaringan WDM didominasi oleh harga higher-layer electronic ports (transceivers). Oleh karena itu, tujuan paper adalah untuk meminimalisir jumlah total transceiver yang digunakan. Penulis menganggapi masalah ini baik pada nonsplitting networks, dimana node-node tidak memiliki optical spitting capabilities, maupun pada splitting networks. Pertama-tama, penulis merumuskan masalah pada tiap jaringan tersebut sebagai mixed integer linear program (MILP). Selanjutnya, berdasarkan observasi solusi optimal, penulis melakukan pendekatan pada tiap jaringan dengan mengurangi dan menyederhanakannya berdasar MILP. Melalui eksperimen yang panjang, penulis menguji akurasi pendekatan yang diajukan dan juga menunjukkan bilamana tiap jaringan merupakan pilihan yg lebih cost-effective untuk many-to-many traffic grooming.

    Share | Save

    Subscribe

1 comment:

Wahyu said...

Optimasi dengan menggunakan traffic grooming pada suatu WDM mesh network dapat mengurangi biaya pemasangan jaringan dengan mengurangi pemasangan transceiver. Dengan pengembangan lebih lanjut, hal ini mungkin akan sangat membantu dalam penetrasi jaringan optik. Pengembangan core optical network dapat dilakukan dengan biaya yang lebih murah.
Dengan traffic grooming, utilisasi jaringan juga dapat ditingkatkan, sehingga kinerja existing network dapat menjadi lebih optimal.

Post a Comment