Friday, February 12, 2010

Jaringan Transport Optik : Tantangan Saat Ini dan Solusi Masa Datang

[Author: Prasetiyono Hari Mukti] Saat ini, jaringan optik merupakan isu perkembangan teknologi telekomunikasi yang menjadi perhatian “berat” para peneliti di dalamnya. Secara umum, jaringan optik terbagi menjadi dua bagian, yaitu jaringan akses dan backbone. Jaringan optik yang digunakan sebagai teknologi akses belum dapat dirasakan sampai ke end-user disebabkan oleh investment cost yang masih cukup mahal. Sedangkan jaringan optik yang digunakan sebagai backbone terus berkembang seiring pertumbuhan traffic telekomunikasi. Perkembangan jaringan optik sebagai backbone ini menjadi sangat menarik karena pada suatu saat akan memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap kecepatan dan kapasitas transmisi data telekomunikasi, di mana pada saat ini kebutuhan manusia akan komunikasi data semakin meningkat.

Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai jaringan transport optik dalam lingkup kondisi saat ini dan solusi bagi masa depan. Kemudian dilakukan perkiraan terhadap kemunculan teknologi yang memungkinkan dalam menghadapi kebutuhan masa depan.

Sebagai kilasan ringkas, pada awal masa perkembangannya jaringan optik ini hanya memiki kapasitas sekitar puluhan megabit per detik, namun pada saat ini dengan metode Wavelength Division Multiplexing (WDM), kapasitas menjadi lebih besar yaitu 10 atau 40 Gb/s, dan akan terus berkembang lagi. Sebagai contoh, IEEE sedang menginisiasi pembahasan standar teknologi optik dengan kapasitas 100 Gb/s.

Dikutip dari Masahiko Jinno dalam prosiding konferensi IEEE “GLOBECOM” 2008

    Share | Save

    Subscribe

1 comment:

Ulil Wicaksana said...

Peranan serat optik sebagai tulang punggung teknologi informasi dunia pun semakin kuat. Fungsinya sebagai media transmisi nyatanya mampu menyalurkan data dengan kapasitas besar. Kehandalan serat optik menjadikannya solusi ideal dalam mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lain.

Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi. Sebagai saluran komunikasi, serat optik berkembang menjadi inovasi teknologi informasi yang tiada habisnya. Bahkan, teknologi WDM (wavelength division multiplexing) telah mendongkrak kapasitas transport sistem hingga orde terabit per second. Sepertinya internet backbone akan bertahan hingga beberapa tahun mendatang.

Pada dasarnya, serat optik memang terbilang unik. Ia memiliki dimensi kecil namun bandwith lebar. Sebagai medium transmisi, serat optik terbilang murah ketimbang medium lainnya. Faktor efisiensinya menjadikan serat optik ideal untuk transport sinyal radio dari central office (CO) ke lokasi remote antenna (RA).

Serat optik memang menyediakan bandwidth yang sangat besar. Kondisi ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kegunaan jaringan. Jumlah pengguna jaringan nirkabel pun, rupanya tumbuh melesat melebihi pengguna jaringan tetap. Sehingga akan sangat potensial bila keduanya diintegrasikan.

Ulil S. Zulpratita - 23209010

Post a Comment