Thursday, February 11, 2010

Broadband Overview - G2

[Authors: Giri Kuncoro, Fadhilah Hana (G2)] Dewasa ini telekomunikasi sudah menjadi bagian dari hidup kita. Jaringan telekomunikasi pada prinsipnya adalah membangun sebuah jaringan di mana informasi (dapat berupa data, voice, video, dll) ditransfer dari satu titik ke titik yang lain. Tantangan dalam membangun jaringan telekomunikasi ini adalah bagaimana kita menghasilkan sinyal informasi di penerima tanpa distorsi dengan tingkat keamanan yang tinggi dan harga yang murah.

Perkembangan teknologi kian lama kian cepat. Awalnya bermula dari era telephony, internet dan selular, dan sekarang telah tiba pada era multimedia. Hal ini tidak terlepas dari adanya evolusi yang terjadi pada computing space, storage, communication, dan aplikasi internet.

Terdapat pengelompokan layanan, diantaranya:
  • Connectivity Service; contohnya voice, mobile voice, LAN, dan internet. Layanan ini umumnya memiliki ukuran Bandwidth yang kecil.
  • Broadband Service; contohnya adalah HSDPA, DSL, WiFi, dan 3G. Bandwidth layanan ini lebih besar dari connectivity service. Prinsip yang digunakan berdasarkan pada best effort dalam jaringan.
  • Blended Broadband Service / Blended Multimedia Service (> 2010); merupakan modifikasi Broadband Service ditambah dengan adanya QoS yang terjamin.

Mengapa teknologi broadband sangat dibutuhkan:(1) adanya kebutuhan mentransfer data dengan cepat (market demand); (2)semakin tingginya tingkat mobilitas manusia ditunjang dengan adanya perangkat-perangkat yang semakin canggih

Broadband bukan saja berkaitan dengan bandwidth yang lebar. Dalam broadband service, dibicarakan pula mengenai cost effective delivery melalui sebuah jaringan sehingga dapat mengakses apapun dan dimana pun kita berada. Pada akhirnya, diharapkan pula cost effective network performance yang baik untuk sebuah jaringan yang mendukung teknologi broadband.

Oleh karena itu, teknologi broadband menjadi suatu hal yang banyak diminati. Bahkan di beberapa negara, sudah diterapkan broadband technology for sosio economic development. Kunci sukses dari teknologi ini adalah adanya suatu jaringan besar yang di-share dan kompetisi yang sehat. dari dua aspek tersebut akan diperoleh cost yang rendah untuk dapat menikmati layanan broadband. Jika hal ini sudah tercapai maka pintu ke kehidupan digital akan semakin terbuka.

Opini

Pemaparan kelebihan-kelebihan teknologi broadband pada bagian summary membuat teknologi broadband wajar telah menjadi teknologi internet yang menguasai pasar Indonesia di era sekarang ini. Dalam opini kami, isu mobilitas yang dimiliki teknologi broadband harus dimanfaatkan lebih jauh lagi untuk membangun negeri Indonesia, terutama dalam hal melek telekomunikasi. Pelosok-pelosok daerah Indonesia yang belum menjangkau jaringan internet dapat menggunakan teknologi broadband untuk berkomunikasi melalui internet.

Pembangunan teknologi komunikasi broadband, menurut kami, merupakan sesuatu yang sangat penting terkait dengan kemajuan teknologi daerah setelah listrik. Setelah pembangunan listrik yang merata di seluruh pelosok daerah Indonesia, teknologi broadband merupakan hal yang tepat sasaran untuk dilakukan selanjutnya. Pemerataan listrik dan teknologi komunikasi di seluruh daerah Indonesia secara tidak langsung akan membangun roda ekonomi kehidupan masyarakat Indonesia sampai ke pelosok-pelosok. Hal ini tentu saja akan membuat kemajuan negara kita semakin pesat.

    Share | Save

    Subscribe

18 comments:

joicesayangkamu said...

Setelah mendengar pemaparan mengenai broadband oleh Pak Willy kemarin saya menyadari bahwa perkemabngan teknologi berkembang dengan pesat. Mungkin saya bisa analogikan dengan kurva exponensial karena semakin hari lifetime dari sebuah teknologi semakin pendek.

Saya berharap akan lebih banyak pengembang-pengembang teknologi dari negara kita, bukan hanya konsumen teknologi.


Joice F Yusriani - 132 06 147 - Kel. 15

urise said...

Dari kuliah Kapita Selekta yang berkaitan dengan Broadband Overview, saya dapat menyimpulkan bahwa teknologi telekomunikasi yang akan berkembang pesat untuk tahun 2010 ke depan adalah Blended Multimedia Service yang akan menggantikan era Internet dan Cell. Pada era ini akan banyak penemuan-penemuan baru yang tak pernah disangka sebelumnya seperti contohnya kulkas dengan sensor online untuk melihat isi dari kulkas seperti yang dikatakan oleh Pak Willy Sabri.

Pada materi ini, tampak bahwa teknologi broadband di Indonesia sudah berkembang lumayan cepat untuk wilayah Asia Tenggara namun kalah telak dari negara-negara lainnya. Semoga perkembangan teknologi broadband di Indonesia dapat menyusul negara-negara lainnya dengan cepat.

Yuris Mulya S - 13206124 - Kel. 22

urise said...

Dari kuliah Kapita Selekta yang berkaitan dengan Broadband Overview, kami dapat menyimpulkan bahwa teknologi telekomunikasi yang akan berkembang pesat untuk tahun 2010 ke depan adalah Blended Multimedia Service yang akan menggantikan era Internet dan Cell. Pada era ini akan banyak penemuan-penemuan baru yang tak pernah disangka sebelumnya seperti contohnya kulkas dengan sensor online untuk melihat isi dari kulkas seperti yang dikatakan oleh Pak Willy Sabri.

Pada materi ini, tampak bahwa teknologi broadband di Indonesia sudah berkembang lumayan cepat untuk wilayah Asia Tenggara namun kalah telak dari negara-negara lainnya. Semoga perkembangan teknologi broadband di Indonesia dapat menyusul negara-negara lainnya dengan cepat.

Yuris Mulya S (13206124)& Hermanto (13206151)- Kel. 22

anantoep said...

Saya setuju dengan opini Anda bahwa teknologi telekomunikasi memang dibutuhkan untuk pembangunan di Indonesia. Akan tetapi, untuk penerapannya tidak akan mudah (apalagi jika menyangkut daerah rural), mengingat tingkat pendidikannya yang masih cukup rendah. Sehingga mungkin saja teknologi yang kita terapkan tidak tepat guna.

Ananto E.P. (13206008) - Irvan Supradana (13206130) - Grup 17

rara1607 said...

Kami setuju dengan materi yang disampaikan Pak Willy. Sekarang telekomunikasi sedang berkembang pesat, mulai dari era telephony, internet seluler, dan multimedia yaitu Blended Multimedia Services.

Teknologi telekomunikasi khususnya broadband telah berkembang di negara-negara maju. Indonesia diharapkan juga bisa mengembangkan teknologi broadband ini. Sebagai awalnya, kita sudah mulai bisa menggunakan fasilitas internet secara mobile.

Kami setuju dengan opini diatas, perkembangan teknologi dibutuhkan untuk pembangunan di Indonesia. Akan tetapi, untuk bisa menjangkau seluruh pelosok daerah Indonesia, hal ini memerlukan usaha yang cukup besar. Sebagai calon sarjana Teknik Telekomunikasi, kita berperan dalam memajukan dunia telekomunikasi Indonesia agar bisa menyusul negara lainnya.

Zahara Yulianti (13206018) dan Nur Inayah (13206138) - Grup 14

rizki said...

rizki primasakti (13206068) & Ngakan Nyoman Gandhi (13206072) Kel 8

secara keseluruhan kelompok kami sangat setuju dengan pemaparan mengenai teknologi broadband yang semakin berkembang dan semakin dibutuhkan di seluruh dunia. Namun menurut kelompok kami ada kekurangan dalam pemanfaatan teknologi broadband itu sendiri, yakni ketidakmerataan pertumbuhan broadband di seluruh dunia. Fakta mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 1,1 milyar (dari total 6,6 milyar penduduk)yang terkoneksi ke internet, dan dari angka itu hanya 100 juta yang sudah menikmati akses broadband. tetapi data statistik tersebut tidak tersebar secara merata di seluruh penjuru dunia. negara-negara maju di Amerika Utara, Eropa Barat, Jepang dan Korea Selatan memang memiliki tingkat penetrasi yang yang tinggi ,tapi tidak demikian di negara-negara berkembang. bahkan di afrika tingkat pertumbuhan internet nya sangat menyedihkan.

kami pikir secanggih dan secepat apapun teknologi broadband, apabila tidak merata perkembangannya di dunia, tidak akan maksimal penggunaanya berkaitan dengan era globalisasi.

Yudha said...

13206088 Ikhsan Abdusyakur & 13205004 Yudha Indrawan (Kel. 28)

Kami setuju bahwa pemerataan teknologi komunikasi di seluruh daerah di Indonesia secara tidak langsung akan membangun roda ekonomi kehidupan masyarakat.

Semakin tinggi penetrasi telekomunikasi, maka semakin besar pula peluang terjadinya aktivitas ekonomi. Penetrasi telekomunikasi yang tinggi akan mempermudah berbagai aktivitas manusia, mulai dari aktivitas pemerintahan, bisnis, organisasi, industri, universitas dan sebagainya.

Hal ini juga diperkuat oleh survei International Telecommunication Union (ITU),yang menyatakan bahwa setiap penambahan densitas telepon sebesar 1% akan merangsang pertumbuhan ekonomi sebesar 3%

nda132 said...

kelompok 16 - 13206038 (Sutinah) & 13206057 (Frida Kurniasih)

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memang sangat berperan penting dalam menghadapi globalisasi saat ini, dimana banyak terdapat peran teknologi didalamnya, termasuk fungsi mengakses infomasi .

Kami sepakat bahwa pemerataan penggunaan teknologi komunikasi, dalam hal ini broadband dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Seperti dinyatakan oleh Managing Director Southeast ASia Wimax Program Office Inte Coorporation, bahwa setiap 10% pertumbuhan penetrasi broadband mendorong pertumbuhan GDP (gross domestic product) sebesar 0.6% sampai 0.7% . Padahal jika melihat Indonesia sendiri, penetrasi broadband Indoesia memang jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan beberapa negara Asia lainnya, bahkan Thailand dan Filipina.

Selain itu memang benar dikatakan bahwa pemanfaatan teknologi di Indonesia belum cukup tepat guna.

Jika dilihat lagi, benar bahwa terdapat banyak faktor dalam pengembangan teknologi broadband di Indonesia. Faktor dukungan dari pemerintah dalam hal izin frekuensi menjadi salah satu kendala dalam pengembangan broadband di indonesia. Selain itu juga dukungan industri dalam negeri. Infrastruktur yang belum banyak mendukung juga merupakan salah satu kendala dalam pengembangan broadband di Indonesia.

Nampaknya masih banyak PR kita sebagai calon sarjana teknik telekomunikasi dalam pengembangan teknologi telekomunikasi sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara merata dan utuh hingga dapat menjadikan Indonesia lebih baik lagi.

Oryza said...

Dari kuliah kapita selekta yang telah disampaikan, dua kata kunci yang menggambarkan arah perkembangan teknologi telekomunikasi di masa yang akan datang adalah multiservices (konvergensi berbagai layanan telekomunikasi) dan broadband (kapasitas transmisi yang besar).

Kami sangat setuju mengenai arah perkembangan teknologi telekomunikasi ke depannya seperti yang dipaparkan pada rangkuman tersebut. Namun hal lain yang harus diingat adalah kenyataannya bahwa perkembangan teknologi akan sangat dipengaruhi oleh keadaan riil saat ini. Menurut kami, perkembangan teknologi yang sedemikian rupa akan dipengaruhi oleh dua hal utama: keadaan teknologi yang sudah mapan saat ini dan kebijakan pemerintah yang berlaku.

Setiap teknologi baru yang akan diaplikasikan harus mempertimbangkan teknologi yang sudah mapan saat ini karena biar bagaimanapun juga, setiap perangkat telekomunikasi yang ada dan dipakai saat ini merupakan suatu bentuk investasi yang tentunya tidak murah yang dapat diabaikan begitu saja. Selain itu, dengan melihat teknologi yang sudah mapan di pasaran, akan membantu teknologi baru untuk dapat melakukan penyesuaian sehingga mampu masuk ke pasaran dengan baik.

Kebijakan pemerintah juga menjadi hal yang sangat penting. Mau sehebat apapun teknologi berkembang, apabila tidak mendapat restu dari pemerintah, tetap saja tidak dapat diaplikasikan. Peran serta pemerintah ini sebenarnya baik, dengan tujuan supaya teknologi yang diaplikasikan mampu membawa manfaat bagi setiap lapisan masyarakat dan tidak menjadi dominasi pihak tertentu saja.

Terima kasih.

Kelompok 9:
Nana Mulyana (13206166)
Oryza Bicodemus Tarigan (13206075)

totz said...

Kami setuju dari pemaparan yang dijelaskan kelompok 2.

Secara umum memang kebutuhan masyarakat berkembang, khususnya dalam bidang teknologi infomasi. Dulu memang belum dibutuhkan suatu akses dengan kapasitas besar dengan kecepatan tinggi karena memang belum dibutuhkan saat itu. Tapi di era sekarang, dimana segala sesuatu saling terhubung melalui di dunia maya, suatu hal yang realistik jika masyarakat membutuhkan suatu akses kapasitas besar dan kecepatan tinggi.

Dari kuliah Ekonomi & Revenue Jaringan Telekomunikasi, dijelaskan bahwa ada saatnya suatu teknologi mengalami saturasi, hal tersebut juga berlaku bagi jaringan telepon tetap milik PT. Telkom. Dimana jumlah pelangganya sudah mencapai saturasi di angka sekitar 8,6 juta pelanggan dan mengalami trend menurunnya pelanggan (Annual Report PT. Telkom 2008). Hal ini patut dicermati karena PT. Telkom memiliki jaringan kabel telepon tetap yang tersebar di Indonesia, sehingga PT. Telkom harus memikirkan bagaimana memanfaatkan jaringan yang ada ini agar tidak terbuang begitu saja.

Langkah awal yang dilakukan adalah dengan tetap mempertahankan pelanggan telepon tetap dengan cara menawarkan akses internet kecepatan tinggi yaitu ADSL. Ya, mungkin disaat era telopn mobile lebih banyak digunakan seperti saat sekarang, penggunaan telepon tetap tidak terlalu banyak digunakan. leh karena itu ADSL digunakan untuk menjadi added value dari jaringan telepon tetap itu sendiri. Walaupun ADSL juga memiliki keterbatasan Band Width, yang pada akhirnya implemntasi teknologi Fiber Optic tidak bisa dihindari untuk mendapatkan kecepatan akses yang tinggi di kemudian hari..

Terimakasih..


Kelompok 4:
Anggita Hapsari Grisatya 13206034
Muhammad Tito Septiarto 13206134

Peter said...

Group 23:
Peter H. L. Tobing (13206092)
Hefrizal S. Ferdinand (13206118)

Sebuah overview tentang broadband yang sangat menarik.

Benar sekali bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dihindari. Dan sejarah membuktikan bahwa laju perkembangannya pun terlihat semakin lama semakin cepat.

Sayangnya, seringkali perkembangan teknologi yang pesat ini masih belum sejalan dengan tingkat pertumbuhan sosial-ekonomi penduduk Indonesia. Daya beli masyarakat kita masih rendah, sehingga kami mengkhawatirkan ada kemungkinan bahwa bermacam-macam teknologi masa depan yang canggih ini belum bisa segera dinikmati oleh sebagian besar masyarakat, terlepas dari segi kesiapan infrastruktur.

Sebagai contoh, beberapa tahun yang lalu masyarakat kita dihebohkan dengan kehadiran teknologi 3G. Fitur yang menjadi sorotan utama waktu itu adalah layanan video call. Sayang sekali, faktor mahalnya handset yang mensupport fitur video call, serta pembebanan tariff video call dari operator yang tidak murah membuat sebagian besar orang memilih untuk tidak menggunakan layanan tersebut. Akibatnya, operator telekomunikasi sedikit merugi karena telah mengeluarkan dana investasi yang cukup besar untuk pembangunan infrastruktur teknologi 3G.

Harapan kami adalah semoga di masa depan tercipta keharmonisan antara perkembangan teknologi global dan pertumbuhan sosial-ekonomi bangsa. Dengan demikian, penetrasi broadband ke masyarakat akan tinggi dan pemanfaatan teknologi ini akan menjadi maksimal. Semoga generasi kita sebagai penerus masa depan bangsa ini dapat membawa perubahan.

Salam teknologi!

angelofairwalk said...

Grup 21 :
*Angelia Hermawan (13206076)
*Dito Anggodo Prihastomo (13206109)

Peningkatan kebutuhan masyarakat akan layanan telekomunikasi memang sudah terlihat jelas bagaimana pesatnya. Contoh, telepon selular yang sekarang sudah menjadi barang primer untuk sebagian besar masyarakat. Penggunanya terdiri dari berbagai kalangan, artinya bukan masyarakat menengah ke atas saja yang membutuhkannya.

Seperti analogi kelompok 15 bahwa perkembangan teknologi ibarat kurva eksponensial, berarti bila bangsa Indonesia lambat mengikuti perkembangannya, maka makin cepat saja jauh tertinggalnya.

Tetapi kenyataannya memang sulit. Teknologi 3G yang memakan dana investasi besar, belum membalikan modal para operator di Indonesia. Sedangkan sekarang ini, IEEE sudah memperkenalkan teknologi 4G (LTE Advanced) ke dunia.

Menurut kelompok kami, bangsa Indonesia memang harus tetap mengikuti perkembangan teknologi telekomunikasi yang ada, atau bahkan berpartisipasi aktif. Tetapi untuk penerapannya harus sesuai dan melihat dahulu kebutuhan masyarakatnya sendiri. Agar penerapan teknologinya tepat guna.

Dengan melihat keunggulan teknologi broadband, kami percaya teknologi tersebut dapat memberi kontribusi dalam kemajuan bangsa. Walaupun tidak seluruh masyarakat mengenalnya, setidaknya teknologi ini harusnya dapat berkembang di masyarakat luas, seperti layaknya teknologi telepon selular (GSM maupun CDMA).

Terima kasih.

Beny said...

Beny Nugraha (13206017)
Habibur Muhaimin (13206131)

Untuk kedepannya, kami berharap indonesia dapat mengimplementasikan Blended Multimedia Service yang dapat memberikan jaminan QoS.
Untuk awalnya, lebih baik teknologi Broadband diperbaiki lagi.
Kami setuju dengan Pak Willy, memang susah untuk mengimplementasikan di seluruh daerah, mengingat wilayah Indonesia yang sangat luas, jadi terlebih dahulu utamakan pengimplementasiannya di kota2 besar.

Terima Kasih

whyand138 said...

* Kelompok 15
- Ni Wayan Eka A. (13206058)
- Joice Fiskia Y. (13206147)


Pada saat ini, teknologi berkembang dengan amat pesat. Pertumbuhan teknologi dapat dianalogikan dengan kurva 'S' dimana perkembangan dan kemajuan teknologi yang begitu pesat dan amat digemari di pasaran, namun di sisi lain teknologi tersebut juga cepat menjadi 'basi' karena tergeser oleh teknologi baru yang lebih baik, dari segi efisiensi biaya, waktu, maupun desain. Jadi, dapat dikatakan bahwa lifetime suatu teknologi itu pendek.
Kami berharap agar Indonesia dapat turut berkontribusi dalam perkembangan teknologi yang terjadi saat ini, bukan hanya sebagai penonton yang bisanya hanya membeli produk jadi.

Johan said...

Grup 20
Johan Sunaris (13205005)
Felix Jatmiko (13206149)

Menurut kami, kuliah tamu ini sangat bermanfaat dan dapat membuka wawasan lebih kepada mahasiswa.

Perkembangan teknologi pengaksesan jaringan meningkat dengan sangat cepat, sebagai gambaran : Blended Multimedia Services.

Meskipun berkembangnya berbagai teknologi dan kemudahan akses internet, proses pemerataan penduduk merupakan kendala yang utama. Sebagai contoh di pusat perkotaan, orang-orang dapat dengan mudah mengakses internet sedangkan di daerah pedesaan cenderung lebih sulit.

Kami setuju dengan opini grup 1, bahwa kita sebagai masa depan bangsa Indonesia, sudah sewajarnya berusaha memajukan bangsa kita, dalam hal ini kemudahan akses informasi yang merata di seluruh Indonesia.

Selain itu, perlu adanya inovasi-invoasi yang dapat meningkatkan daya saing negara Indonesia di mata dunia. Sebagai contoh, seperti yang telah dipaparkan Pak Willy mengenai kulkas dengan sistem pembelian bahan kebutuhan secara online dengan menggunakan sensor.

Terima kasih.

Mr. Black said...

Grup 26
Tubagus Damar A 13206036
Sepanya Pasaribu 13206150

Menurut kami, kuliah Kapita Selekta ini sangat bagus untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai perkembangan teknologi telekomunikasi yang tidak diperoleh dari kuliah biasa.

perkembangan telekomunikasi yang cepat terutama munculnya teknologi broadband dengan transfer data yang tinggi memegang peranan penting dan telah memberikan kemudahan bagi manusia dalam berkomunikasi.

Akan tetapi, perkembangan teknologi telekomunikasi yang pesat dapat mengakibatkan dampak yang tidak baik bagi kita. Misalnya saja , teknologi ini dapat memanjakan manusia dalam melakukan sesuatu, sehingga effort yang dikeluarkan semakin kecil dan mengurangi kualitas dari pekerjaannya. Untuk itu, menurut kami perkembangan teknologi ini perlu mendapat perhatian yang lebih sehingga tidak memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan manusia.

terima kasih..

Wahyu said...

Teknologi blended multimedia services pada broadband network, jika dapat diterapkan dengan baik, bisa meningkatkan kualitas layanan yang diterima oleh pengguna. Jaringan yang tersedia pun dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga value dari network pun meningkat.
Sayangnya, dalam penerapannya, tidak ada regulator yang dapat memberikan jaminan kepada user bahwa layanan yang diberikan sesuai dengan yang dijanjikan. Hal ini adalah salah satu permasalahan yang terjadi di negara ini. Tanpa adanya regulasi yang jelas, aplikasi blended multimedia network kemungkinan besar tidak dapat berjalan dengan baik.

-Kelompok B-6
Wahyu Adhi Prasetyo
Bhimo Wikan Hantoro

Calculus said...

Pada awalnya, jaringan telepon berkembang secara pesat. Selanjutnya, perusahaan telekomunikasi berusaha mengembangkan layanan baru dengan jaringan telepon yang sudah ada. Saat ini, jaringan telekomunikasi bergerak ke arah pemanfaatan IP secara luas. Tantangan saat ini dalam hal pemanfaatan teknologi telekomunikasi broadband adalah Quality of Service (QoS). Dengan semakin banyaknya layanan yang ditawarkan, QoS yang disiapkan jelas harus menyesuaikan dengan jenis layanannya. Dengan pengawasan dari regulator dan persaingan sehat, seharusnya QoS dapat semakin baik dari waktu ke waktu.